Komunitas Alas Jurit SMKN 1 Cerme
Majalah sekolah Online guna menjadi fasilitator pengunggah kreativitas, bakat, dan minat agar terbentuk generasi yang penuh inovasi dan kreasi
Kamis, 01 Desember 2011
Rangkuman Materi B.Indo kelas XI semester 1
untuk siswa kelas XI SMKN 1 Cerme yang mau dapat rangkuman materi B.Indo semester ganjil plus model soal UAS 2011-2012 dapat di unduh di sini
Kamis, 22 September 2011
catatan hati (2)
kisah si tole
oleh Aluk Al-Ahsani pada 14 April 2011 jam 12:07
sebuah kisah, tole tidur terlalu malam. bahkan menjelang pagi ia baru memejamkan mata. Pukul 06.30 ia terbangun padahal hari ini ia ada janji dengan sang doi pukul 07.00. perjalanan dari rumahnya ke rumah sang doi hanya berjarak 10 kilometer.
tole mengumpat-umpat kesal. tanpa perhitungan dan niat ia menendang sebuah BATU KECIL. Ups, ternyata batu kecil itu terkena kaca milik rumah tetangganya sehingga pecah. Pemilik rumah marah-marah, beruntung orang tua tole cepat meredam emosi tetangga tersebut dan bersedia memberikan ganti rugi.
setelah siap dengan sepeda motor barunya, tole dengan menggerutu melajukan mobilnya dengan kencang. di satu perempatan, ia menyerempet tukang becak. dalam situasi ini diketahui yang bersalah adalah sang tukang becak karena tiba2 menyeberang. meski begitu, si tukang becak marah2. tole jadi ikut-ikutan marah. pertengkaran mulut tak terelakkan lagi. akhirnya, tole mengalah dan memberi ganti rugi sepantasnya.
HP tole berbunyi pada pukul 07.30. sms diterima berbunyi "kamu telat, itu tanda kami plin-plan, kita putus"
tole yang malang pun diputus oleh pacarnya tersayang, membayar ganti rugi kepada tukang becak, dan musti domel ortu + tetangganya.
sesuatu yang kecil bisa menjadi besar, sesuatu yang besar bisa diperkecil. semua bergantung kita. bagaimana cara kita menyikapinya adalah yang utama?
mengawali sesuatu dengan masalah akan lahirkan masalah-masalah berikutnya. itu sama halnya jika kita awali pekerjaan dengan pesimis, maka hasil minor adalah penyertanya........
si Omen
oleh Aluk Al-Ahsani pada 12 April 2011 jam 13:02
hari itu si omen datang dengan semangat berlipat ganda. Ia bersiap dengan sjuta kata "bisa" yang tak terukur panjangnya. Ia lalu berangkat ke tujuan dengan suka cita. siang yang cerah jadi sahabat perjalanannya. Dengan kesan yang baik plus "tangan dinginnya" tim lawan takluk dibuatnya. dengan kegesitan dan kelincahannya, si omen berhak jadi jawara. semua bersuka ria atas keberhasilan yang omen raih.
periode demi periode berlalu. semua berjalan biasa bahkan datar2 saja. Si omen tampak frustasi di pertandingan terakhirnya kala melawan pendatang baru. Ini adalah jelang pensiunnya sang "hero" dari jagad yang sudah membesarkan namanya. tapi apa lacur, si Omen ternyata mencuri (dalam arti sebenarnya) raket milik sang pelatih. biarpun tidak jadi dihukum, itu sudah terlanjur jadi pergunjingan umum di kalangan selevelnya.
secara menyakitkan, si Omen kalah dengan lawan yang sama sekali tidak diunggulkan.
si Omen lupa dengan bagaimana cara mengalahkan lawan?
ataukah dia sudah terlanjur "memaknai" bahkan lawan bukan selevel dengan dia?
bukan, bukan itu, Si omen lupa dengan momentum ketika dia menjadi jawara untuk pertama kalinya. ada juga hukum karma yang berlaku di sana. Ia adalah nila setitik yang telah merusak susu sekuali besar. Pentingnya menjaga konsistensi "saat datang" dan "ketika pergi" juga jadi penyebabnya.
mungkinkah kita jadi omen-omen berikunya?
??????????????????
oleh Aluk Al-Ahsani pada 11 April 2011 jam 14:18
bagaimana jika sebuah kapal berlayar tanpa nakhoda? yang ada ialah semua ABK berbondong-bondong jadi pemimpin. paling tidak untuk diri mereka sendiri. tidak ada yang mau diperintah,,,,
bagaimana jika sebuah kerajaan tanpa kehadiran sang raja sebagai panutan?
para patih tak bisa berebut kekuasaan sebab sang raja masih menjadi "raja" tanpa hadir sekalipun.
sementara sang prajurit bingung dengan langkah mereka. mau dibawa kemana?
hidup juga harus punya nakhoda dan raja?
jika tidak, nafsu yang berjumpalitan tanpa kontrol bisa jadi berkuasa,
arah mata angin dibutakan oleh keinginan dan selera.
sedang semua seolah tiada karena aku adalah aku, dan kamu itu fana.
hidup harus bernakhoda,
sebab kapal musti bersandar tuk lepaskan penat arungi lautan
hidup harus ada raja
sebab kita dapat tentukan jalan mana yang hendak dilalui. lurus, atau bahkan berbalik arah.
tapi dimanakah letak nakhoda dan raja itu ada dalam diri kita?
mimpi dan kesempatan
oleh Aluk Al-Ahsani pada 08 April 2011 jam 10:17
kesempatan adalah matahari pagi, ia datang stelah malam mnguasai jagad raya.
waktu yg dipunya hanyalah 12 jam, itu pn jika awan tak tiba2 memaksanya menepi.
begitupun adanya kesempatan. Ia terkadang begitu lebar mmbuka pintunya untuk kita,
terkadang yg ada hanyalah sela2 jendela yg sulit untuk dilewati jika kita tak punya daya atau mukjizat dlm diri.
bukan hanya itu, ruang yg sempit pada kesempatan harus brbanding lurus dengan kemampuan.
karena kemampuan adalah cahaya, seberapa mampu ia menembus penghalang.
matahari kuat brsinar karena ia punya kemampuan untuk itu,
bulan terkadang lenyap atau hanya secuil karena ia hanya mendompleng pada belas kasih mentari.
aku ingin jadi matahari, biarpun terasa panas di diri,
tapi semua merasa senang dg kehadiranku.
syukur2 aku dapat seperti rembulan. brpijar dengan indah, tanpa sekalipun mmbuat orang brkeluh tentang teriknya.
biarpun kdg aku kehilangan sinarku...
lagu sepi
oleh Aluk Al-Ahsani pada 22 Maret 2011 jam 10:29
luruh aku dalam hening meski nyanyian waktu berjingkrak-jingkrak,
sementara tugas yang menghantui terlanjur aku biarkan ia jd racun yg tak mematikan.
dunia tak bertepi di kala sunyi adalah awan dan sepi adalah langitnya
syair menggelindiing bak salju yang bentuknya saja aku tak tahu
sepi memagut, sepi merayu,
mengalir dalam nadi, menyatu dalam kalbu
menampar dahaga akan canda dan keluh kesah jiwa muda
tak ada jatah awasi mereka yg bertempur dengan soal demi soal,
tak ada ruang buatku mereka-reka esok itu bagaimana dan mengapa
tak ada sandi yang hendak kuartikan isyarat apa yang dibawa oleh mimpi tadi malam
ingin memulai tugas yang segunung tapi bukit petunjuk kadung terbelah menjadi lautan
tak bisa aku lewati sebab semangat menguap bersama jenuh
menggumpal jadi satu mega bernama rasa malas.
kini biarlah aku kencani rasa malas dengan sepi jadi nadanya,
sepi memagut, sepi menampar sketsa pikirku
sampai-sampai ia memaksaku menuliskan catatan ini.
oleh Aluk Al-Ahsani pada 14 April 2011 jam 12:07
sebuah kisah, tole tidur terlalu malam. bahkan menjelang pagi ia baru memejamkan mata. Pukul 06.30 ia terbangun padahal hari ini ia ada janji dengan sang doi pukul 07.00. perjalanan dari rumahnya ke rumah sang doi hanya berjarak 10 kilometer.
tole mengumpat-umpat kesal. tanpa perhitungan dan niat ia menendang sebuah BATU KECIL. Ups, ternyata batu kecil itu terkena kaca milik rumah tetangganya sehingga pecah. Pemilik rumah marah-marah, beruntung orang tua tole cepat meredam emosi tetangga tersebut dan bersedia memberikan ganti rugi.
setelah siap dengan sepeda motor barunya, tole dengan menggerutu melajukan mobilnya dengan kencang. di satu perempatan, ia menyerempet tukang becak. dalam situasi ini diketahui yang bersalah adalah sang tukang becak karena tiba2 menyeberang. meski begitu, si tukang becak marah2. tole jadi ikut-ikutan marah. pertengkaran mulut tak terelakkan lagi. akhirnya, tole mengalah dan memberi ganti rugi sepantasnya.
HP tole berbunyi pada pukul 07.30. sms diterima berbunyi "kamu telat, itu tanda kami plin-plan, kita putus"
tole yang malang pun diputus oleh pacarnya tersayang, membayar ganti rugi kepada tukang becak, dan musti domel ortu + tetangganya.
sesuatu yang kecil bisa menjadi besar, sesuatu yang besar bisa diperkecil. semua bergantung kita. bagaimana cara kita menyikapinya adalah yang utama?
mengawali sesuatu dengan masalah akan lahirkan masalah-masalah berikutnya. itu sama halnya jika kita awali pekerjaan dengan pesimis, maka hasil minor adalah penyertanya........
si Omen
oleh Aluk Al-Ahsani pada 12 April 2011 jam 13:02
hari itu si omen datang dengan semangat berlipat ganda. Ia bersiap dengan sjuta kata "bisa" yang tak terukur panjangnya. Ia lalu berangkat ke tujuan dengan suka cita. siang yang cerah jadi sahabat perjalanannya. Dengan kesan yang baik plus "tangan dinginnya" tim lawan takluk dibuatnya. dengan kegesitan dan kelincahannya, si omen berhak jadi jawara. semua bersuka ria atas keberhasilan yang omen raih.
periode demi periode berlalu. semua berjalan biasa bahkan datar2 saja. Si omen tampak frustasi di pertandingan terakhirnya kala melawan pendatang baru. Ini adalah jelang pensiunnya sang "hero" dari jagad yang sudah membesarkan namanya. tapi apa lacur, si Omen ternyata mencuri (dalam arti sebenarnya) raket milik sang pelatih. biarpun tidak jadi dihukum, itu sudah terlanjur jadi pergunjingan umum di kalangan selevelnya.
secara menyakitkan, si Omen kalah dengan lawan yang sama sekali tidak diunggulkan.
si Omen lupa dengan bagaimana cara mengalahkan lawan?
ataukah dia sudah terlanjur "memaknai" bahkan lawan bukan selevel dengan dia?
bukan, bukan itu, Si omen lupa dengan momentum ketika dia menjadi jawara untuk pertama kalinya. ada juga hukum karma yang berlaku di sana. Ia adalah nila setitik yang telah merusak susu sekuali besar. Pentingnya menjaga konsistensi "saat datang" dan "ketika pergi" juga jadi penyebabnya.
mungkinkah kita jadi omen-omen berikunya?
??????????????????
oleh Aluk Al-Ahsani pada 11 April 2011 jam 14:18
bagaimana jika sebuah kapal berlayar tanpa nakhoda? yang ada ialah semua ABK berbondong-bondong jadi pemimpin. paling tidak untuk diri mereka sendiri. tidak ada yang mau diperintah,,,,
bagaimana jika sebuah kerajaan tanpa kehadiran sang raja sebagai panutan?
para patih tak bisa berebut kekuasaan sebab sang raja masih menjadi "raja" tanpa hadir sekalipun.
sementara sang prajurit bingung dengan langkah mereka. mau dibawa kemana?
hidup juga harus punya nakhoda dan raja?
jika tidak, nafsu yang berjumpalitan tanpa kontrol bisa jadi berkuasa,
arah mata angin dibutakan oleh keinginan dan selera.
sedang semua seolah tiada karena aku adalah aku, dan kamu itu fana.
hidup harus bernakhoda,
sebab kapal musti bersandar tuk lepaskan penat arungi lautan
hidup harus ada raja
sebab kita dapat tentukan jalan mana yang hendak dilalui. lurus, atau bahkan berbalik arah.
tapi dimanakah letak nakhoda dan raja itu ada dalam diri kita?
mimpi dan kesempatan
oleh Aluk Al-Ahsani pada 08 April 2011 jam 10:17
kesempatan adalah matahari pagi, ia datang stelah malam mnguasai jagad raya.
waktu yg dipunya hanyalah 12 jam, itu pn jika awan tak tiba2 memaksanya menepi.
begitupun adanya kesempatan. Ia terkadang begitu lebar mmbuka pintunya untuk kita,
terkadang yg ada hanyalah sela2 jendela yg sulit untuk dilewati jika kita tak punya daya atau mukjizat dlm diri.
bukan hanya itu, ruang yg sempit pada kesempatan harus brbanding lurus dengan kemampuan.
karena kemampuan adalah cahaya, seberapa mampu ia menembus penghalang.
matahari kuat brsinar karena ia punya kemampuan untuk itu,
bulan terkadang lenyap atau hanya secuil karena ia hanya mendompleng pada belas kasih mentari.
aku ingin jadi matahari, biarpun terasa panas di diri,
tapi semua merasa senang dg kehadiranku.
syukur2 aku dapat seperti rembulan. brpijar dengan indah, tanpa sekalipun mmbuat orang brkeluh tentang teriknya.
biarpun kdg aku kehilangan sinarku...
lagu sepi
oleh Aluk Al-Ahsani pada 22 Maret 2011 jam 10:29
luruh aku dalam hening meski nyanyian waktu berjingkrak-jingkrak,
sementara tugas yang menghantui terlanjur aku biarkan ia jd racun yg tak mematikan.
dunia tak bertepi di kala sunyi adalah awan dan sepi adalah langitnya
syair menggelindiing bak salju yang bentuknya saja aku tak tahu
sepi memagut, sepi merayu,
mengalir dalam nadi, menyatu dalam kalbu
menampar dahaga akan canda dan keluh kesah jiwa muda
tak ada jatah awasi mereka yg bertempur dengan soal demi soal,
tak ada ruang buatku mereka-reka esok itu bagaimana dan mengapa
tak ada sandi yang hendak kuartikan isyarat apa yang dibawa oleh mimpi tadi malam
ingin memulai tugas yang segunung tapi bukit petunjuk kadung terbelah menjadi lautan
tak bisa aku lewati sebab semangat menguap bersama jenuh
menggumpal jadi satu mega bernama rasa malas.
kini biarlah aku kencani rasa malas dengan sepi jadi nadanya,
sepi memagut, sepi menampar sketsa pikirku
sampai-sampai ia memaksaku menuliskan catatan ini.
catatan hati (1)
selami ego diri
oleh Aluk Al-Ahsani pada 16 September 2011 jam 11:44
menyelami arti Allah karuniakan diri kkurangan yg melekat kuat d sanubari.
Ego yg kadang mmbuncah jadi amarah...
Emosi yang acapkali hilang kendali.
aku tersadar di tengah himpitan rasa marah
manakala fokus urat pada satu kulminasi
aku tenggelam pada palung kata dan laku biadab
menafsir kata tak ubahnya pedang, mengartikan laku tak ubahnya perang
selalu dan selalu,
terlepas begitu saja deret umpatan yang semestinya raib dari peredaran
terlaku begitu saja semua yang salah.....jadi benar atas nama ego
sungguh hilang rasa hati manakala puncak didik itu berada di atas swarga merasa
sungguh malu aku jika jeda waktu tiba-tiba berkata
"benarkah yang aku lakukan?"
jejak demi jejak amarah terbingkai erat dalam album hati
napak tilasnya terus berkumandang jadi hantu saban hari
tersadar kala tensi turun
terlena kala nafsu memusat di pusarannya
aku ingin belajar
bagaimana selami ego yang teramat sering membuncah
menjadikannya lirih lalu lahirkan sabar
sabar, dan sabar atas apa yang tak sesuai dengan gurat hati dan cara berpikirku.
aku harus bisa belajar mengendalikanya.
harus bisa!
tiba waktunya....
oleh Aluk Al-Ahsani pada 12 Juli 2011 jam 7:46
aku tersadar,batang usia ini semakin lapuk saja.
peringatan hari lahir tiba, jatah umur brkurang.
sedang aku trlanjur tenggelam dlm samudera kesenangan dunia yg kian elok saja.
sedang aku acapkali lupa dzikir dan siir tanda mengabdi pada-Nya.
aku tersadar, ranting umur ini kian rapuh saja.
sudah hampir setengah waktu aku lalui hidup.
kadang nikmat datang, kadang ia menjauh.
terekam dalam album bernama "rekam jejak milik tuhan"
aku sadar, kian lemahnya gerak laku yg ada padaku.
kiat kusut wajah ini, bertambah pula gurat tua yg tak nikmat.
padahal aku sering tergopoh-gopoh menafsir arti tanda dari-Nya.
aku pun berulang kali berpaling muka manakala panggilan ilahi tiba.
inikah aku adanya?
Ya Allah, slalu ingatkan hamba akan stiap salah langkah yg kuperbuat....
selalu tegur aku manakala musafir ini keliru arah,
slalu damprat aku jika terpedaya bujuk rayunya.
Ya Allah, terima kasih izinkan aku berpijak di bumi-Mu.....
BERTEMU WAKTU....
oleh Aluk Al-Ahsani pada 03 Juni 2011 jam 12:48
bertemu waktu....
di mana aku dan pekerjaan seolah satu.
menyatu dalam saku lalu menguap menjadi lembar-lembar puzzle
yang meng-fardlukan harus dikerjakan.
mau atau tidak mau. sempat atau tidak.
bertemu Masa....
kapan ia berjalan lambat sehingga sgala yang tak sempat menjadi dapat
esok atau lusa aku bisa terbebas dari resah yang terlanjur meraja,
merekah dan membuncah dalam saku kecilku.
ah, semua pledoi itu berwarna usang
karena aku sudah kadung tenggelam dalam palung pekerjaan
sebuah fase yang harus kulewati. sesulit apapun.
sebuah fase yang mengharuskan aku jadi seperti kepompong,
bermetamorfosa jadi kupu-kupu lalu kembali ke bentuk asal.
jika aku lari, jika aku menghindar,
maka esok atau kapanpun itu,
fase awal yang sudah pernah terlewat akan kembali menghadang
dan meminta untuk dilintasi.
untuk itu, aku HARUS SIAP!
memorabilia
oleh Aluk Al-Ahsani pada 20 April 2011 jam 10:55
perang sudah berakhir. pertempuran yg menguras energi hampir 2 bulan lebih ini resmi berakhir....meski hanya secara fisik karena semua itu menyisakan satu prtanyaan: apa hasilnya nanti. jadi pemenang atau pecundang?
ktika tiba saat sperti ini,maka snjata trakhir musti dikeluarkn ykni berdoa. hanya untai doa yang bisa kita lakukan saat ini.....sampai tiba kata aklamasi. ayo, kita kirim parcel2 indah kepada Allah - berjuta-juta kata harap agar terkabul semua keinginan
lalu jika itu sudah terlaksana, maka Allah akan mengirimkan via sihir kpd ptugas entry nilai sampai ia trlelap. yang salah berubah menjadi benar atau paling tidak lolos dari jerat nilai minimal.
setiap perguliran waktu niscaya kita lantunan siir puja dan pengharapan. kita sudah berusaha, kita sudah berperang dengan perkasa dan tanpa kenal kata menyerah. kita sudah akrabi soal demi soal. kita sudah babat habis pilihan ganda tanpa tersisa.
Kini, esok, nanti ketika tiba waktunya, yakinkan dalam hati - dari diri - penuh arti bahwa ada sebuah pagi yang cerah bertuliskan "peserta UN SMKN 1 Cerme lulus 100%"
oleh Aluk Al-Ahsani pada 16 September 2011 jam 11:44
menyelami arti Allah karuniakan diri kkurangan yg melekat kuat d sanubari.
Ego yg kadang mmbuncah jadi amarah...
Emosi yang acapkali hilang kendali.
aku tersadar di tengah himpitan rasa marah
manakala fokus urat pada satu kulminasi
aku tenggelam pada palung kata dan laku biadab
menafsir kata tak ubahnya pedang, mengartikan laku tak ubahnya perang
selalu dan selalu,
terlepas begitu saja deret umpatan yang semestinya raib dari peredaran
terlaku begitu saja semua yang salah.....jadi benar atas nama ego
sungguh hilang rasa hati manakala puncak didik itu berada di atas swarga merasa
sungguh malu aku jika jeda waktu tiba-tiba berkata
"benarkah yang aku lakukan?"
jejak demi jejak amarah terbingkai erat dalam album hati
napak tilasnya terus berkumandang jadi hantu saban hari
tersadar kala tensi turun
terlena kala nafsu memusat di pusarannya
aku ingin belajar
bagaimana selami ego yang teramat sering membuncah
menjadikannya lirih lalu lahirkan sabar
sabar, dan sabar atas apa yang tak sesuai dengan gurat hati dan cara berpikirku.
aku harus bisa belajar mengendalikanya.
harus bisa!
tiba waktunya....
oleh Aluk Al-Ahsani pada 12 Juli 2011 jam 7:46
aku tersadar,batang usia ini semakin lapuk saja.
peringatan hari lahir tiba, jatah umur brkurang.
sedang aku trlanjur tenggelam dlm samudera kesenangan dunia yg kian elok saja.
sedang aku acapkali lupa dzikir dan siir tanda mengabdi pada-Nya.
aku tersadar, ranting umur ini kian rapuh saja.
sudah hampir setengah waktu aku lalui hidup.
kadang nikmat datang, kadang ia menjauh.
terekam dalam album bernama "rekam jejak milik tuhan"
aku sadar, kian lemahnya gerak laku yg ada padaku.
kiat kusut wajah ini, bertambah pula gurat tua yg tak nikmat.
padahal aku sering tergopoh-gopoh menafsir arti tanda dari-Nya.
aku pun berulang kali berpaling muka manakala panggilan ilahi tiba.
inikah aku adanya?
Ya Allah, slalu ingatkan hamba akan stiap salah langkah yg kuperbuat....
selalu tegur aku manakala musafir ini keliru arah,
slalu damprat aku jika terpedaya bujuk rayunya.
Ya Allah, terima kasih izinkan aku berpijak di bumi-Mu.....
BERTEMU WAKTU....
oleh Aluk Al-Ahsani pada 03 Juni 2011 jam 12:48
bertemu waktu....
di mana aku dan pekerjaan seolah satu.
menyatu dalam saku lalu menguap menjadi lembar-lembar puzzle
yang meng-fardlukan harus dikerjakan.
mau atau tidak mau. sempat atau tidak.
bertemu Masa....
kapan ia berjalan lambat sehingga sgala yang tak sempat menjadi dapat
esok atau lusa aku bisa terbebas dari resah yang terlanjur meraja,
merekah dan membuncah dalam saku kecilku.
ah, semua pledoi itu berwarna usang
karena aku sudah kadung tenggelam dalam palung pekerjaan
sebuah fase yang harus kulewati. sesulit apapun.
sebuah fase yang mengharuskan aku jadi seperti kepompong,
bermetamorfosa jadi kupu-kupu lalu kembali ke bentuk asal.
jika aku lari, jika aku menghindar,
maka esok atau kapanpun itu,
fase awal yang sudah pernah terlewat akan kembali menghadang
dan meminta untuk dilintasi.
untuk itu, aku HARUS SIAP!
memorabilia
oleh Aluk Al-Ahsani pada 20 April 2011 jam 10:55
perang sudah berakhir. pertempuran yg menguras energi hampir 2 bulan lebih ini resmi berakhir....meski hanya secara fisik karena semua itu menyisakan satu prtanyaan: apa hasilnya nanti. jadi pemenang atau pecundang?
ktika tiba saat sperti ini,maka snjata trakhir musti dikeluarkn ykni berdoa. hanya untai doa yang bisa kita lakukan saat ini.....sampai tiba kata aklamasi. ayo, kita kirim parcel2 indah kepada Allah - berjuta-juta kata harap agar terkabul semua keinginan
lalu jika itu sudah terlaksana, maka Allah akan mengirimkan via sihir kpd ptugas entry nilai sampai ia trlelap. yang salah berubah menjadi benar atau paling tidak lolos dari jerat nilai minimal.
setiap perguliran waktu niscaya kita lantunan siir puja dan pengharapan. kita sudah berusaha, kita sudah berperang dengan perkasa dan tanpa kenal kata menyerah. kita sudah akrabi soal demi soal. kita sudah babat habis pilihan ganda tanpa tersisa.
Kini, esok, nanti ketika tiba waktunya, yakinkan dalam hati - dari diri - penuh arti bahwa ada sebuah pagi yang cerah bertuliskan "peserta UN SMKN 1 Cerme lulus 100%"
Selasa, 23 Agustus 2011
deretan puisi AJ XXV (2)
hilang
bintang malam kemanakah ia gerangan
tak sedikitpun ia meninggalkan jejak
siang dan malam haruskah rindu ini ku pendam
hingga esok kujelang
q menyayangimu dari lubuk hatiku yg paling dalam
dan akan selalu merindukanmu walau kau telah pergi
namun harapan itupun tak ada lagi
tidakkah rasa ini harusnya mati
hilang dari angan2 yang menerpa diri
KESENDIRIAN
Kini engkau menemaniku
Suara jangkrik semakin menambah sepinya hati yang telah bertuan
Nyamuk nyamuk nakal terus menertawakan ku
Yang seolah tak akan ada sinar emas dari pemilik hati lain
Memang benar berpayung kesepian sangatlah membosankan
Adakah yang mau menggantikan semua ini ?
-kandha-
Kunyanyikan Rindu
by : ismi_my
di sini
di antara kemeriahan dan bintang
aku memilih sunyi
di mana telah kutanam hektaran rindu untukmu
ketika malam berjatuhan
hingga terdampar di pagi
dan untuk kesekian kalinya
aku merasa kau begitu jauh
meski kita masih saling berteduh
di bawah langit yang sama
kekasihku...
jika kau percaya angin adalah satu
jika kau percaya samudera adalah biru
akan kunyanyikan rindu ini
lewat angin, lewat laut
lewat sunyi
dan denting malam
Menapaki Kerinduan
by : ismi_my
ketika sinar rembulan pucat
sesosok rindu tanpa sayap
terbang ke langit malam
gelap mata
gelap hati
membuat ia lupa dimana tempat bersinggah
gelap malam menghapuskan arah dan tujuan
sementara,
dingin sunyi menjadi saksi
jiwa-jiwa yang menggigil
terperosok ke ceruk jurang malam
dalam...
sedalam hatimu
debur ombak di Pantai Barat menghantam jiwaku
tapi tak mampu goyahkan sepi
sapaan angin mengajak kabut dingin
menyusupi pori-pori,
merontokkan tulang..,
tapi tak mampu runtuhkan sunyi
sepi tanpa keheningan
sunyi dalam kebisuan
disitu aku terdampar
sendiri
menapaki kerinduan
Resapi luka ku
Lihatlah aku sejenak
Bagaimana sikapmu menghancurkan hatiku
Resapi setiap air mataku
Bisakah kau rasakan perihku
Kau tak pernah peduli
Karna kau tak pernah mencintai
Andai kau tau rasanya tersakiti
Terkhianati cinta yang kau jaga sepenuh hati
Tangisan ini bukan karena kehilanganmu
Tapi sakit hatiku karenamu
Cobalah merasakan setiap lukaku
Yang kau buat untukku
Namun kesabaranku tak ada habisnya untukmu
Mengertilah ketulusanku bukan untuk permainanmu
Rasakan setiap detak jantungku
Yang slalu setia menjagamu
Tapi kau hempas aku
Bagai debu yang tak berarti
Bisakah kau rasakan luka itu
Akankah kau tau perih itu
Yang aku tahan
Tuk jaga perasaanmu
By; FHARA REITENZ
bintang malam kemanakah ia gerangan
tak sedikitpun ia meninggalkan jejak
siang dan malam haruskah rindu ini ku pendam
hingga esok kujelang
q menyayangimu dari lubuk hatiku yg paling dalam
dan akan selalu merindukanmu walau kau telah pergi
namun harapan itupun tak ada lagi
tidakkah rasa ini harusnya mati
hilang dari angan2 yang menerpa diri
KESENDIRIAN
Kini engkau menemaniku
Suara jangkrik semakin menambah sepinya hati yang telah bertuan
Nyamuk nyamuk nakal terus menertawakan ku
Yang seolah tak akan ada sinar emas dari pemilik hati lain
Memang benar berpayung kesepian sangatlah membosankan
Adakah yang mau menggantikan semua ini ?
-kandha-
Kunyanyikan Rindu
by : ismi_my
di sini
di antara kemeriahan dan bintang
aku memilih sunyi
di mana telah kutanam hektaran rindu untukmu
ketika malam berjatuhan
hingga terdampar di pagi
dan untuk kesekian kalinya
aku merasa kau begitu jauh
meski kita masih saling berteduh
di bawah langit yang sama
kekasihku...
jika kau percaya angin adalah satu
jika kau percaya samudera adalah biru
akan kunyanyikan rindu ini
lewat angin, lewat laut
lewat sunyi
dan denting malam
Menapaki Kerinduan
by : ismi_my
ketika sinar rembulan pucat
sesosok rindu tanpa sayap
terbang ke langit malam
gelap mata
gelap hati
membuat ia lupa dimana tempat bersinggah
gelap malam menghapuskan arah dan tujuan
sementara,
dingin sunyi menjadi saksi
jiwa-jiwa yang menggigil
terperosok ke ceruk jurang malam
dalam...
sedalam hatimu
debur ombak di Pantai Barat menghantam jiwaku
tapi tak mampu goyahkan sepi
sapaan angin mengajak kabut dingin
menyusupi pori-pori,
merontokkan tulang..,
tapi tak mampu runtuhkan sunyi
sepi tanpa keheningan
sunyi dalam kebisuan
disitu aku terdampar
sendiri
menapaki kerinduan
Resapi luka ku
Lihatlah aku sejenak
Bagaimana sikapmu menghancurkan hatiku
Resapi setiap air mataku
Bisakah kau rasakan perihku
Kau tak pernah peduli
Karna kau tak pernah mencintai
Andai kau tau rasanya tersakiti
Terkhianati cinta yang kau jaga sepenuh hati
Tangisan ini bukan karena kehilanganmu
Tapi sakit hatiku karenamu
Cobalah merasakan setiap lukaku
Yang kau buat untukku
Namun kesabaranku tak ada habisnya untukmu
Mengertilah ketulusanku bukan untuk permainanmu
Rasakan setiap detak jantungku
Yang slalu setia menjagamu
Tapi kau hempas aku
Bagai debu yang tak berarti
Bisakah kau rasakan luka itu
Akankah kau tau perih itu
Yang aku tahan
Tuk jaga perasaanmu
By; FHARA REITENZ
deretan puisi AJ XXV (1)
‘-Akhirnya-!!!
Aku tlah lama menanti
Tumbuhnya bunga hati
Hingga waktu ku lewati
Hingga lautan ku sebrangi
Hingga tiada lagi nan sunyi
Aku mencoba tuk mengerti
Makna dari sebuah tragedi
Sorot mata yang menyinari
Dalam kelamnya jiwa ini
Senyum manis yang kau miliki
Mengubah hati menjadi suci
Aku ingin kau mengerti
Engkaulah yang kunanti
Engkau-Lah permaisuri
Nan hadir dampingi diri
Dan akhirnya tak ada lagi
Kegelapan di sepanjang hari (By : Capricornboy)
Bunda
Tanpamu aku tak akan ada
Tanpamu aku tak mampu brbuat apa-apa
Dan tanpamu aku bukan siapa-siapa
Di sampingmu smua serasa indah
Di dekapmu aku serasa nyaman
Di belakangmu aku serasa aman
Kaulah seseorang yang teristimewa dalam hidupku
Yang slalu ada di sisiku
Di setiap lembar cerita kehidupanku
Hingga mampu ku raih ita-citaku
Yang akan ku persembahlan untukmu
Wahai bundaq (_ilmi_)
Cinta di Matamu
by : ismi_my
entahlah..,
berapa kali harus kuyakinkan dirimu
bahwa rindu yang mengalir dalam darahku adalah rindumu
mungkinkah..,
kau dengar
cerita yang tergelar lewat bisunya malam
itu cerita cinta
tentang kau dan aku
kau tahu
purnama ini begitu indah
walau tak seindah senyummu
yang terakhir kali
masih kuingat
kasih..,
aku lihat senyummu
di antara bintang dan bulan purnama
aku dengar suaramu
lewat hembusan angin dan gesekan daun-daun
tapi rinduku belum juga terobati
kasih..,
apakah hari ini kau simpan rindu
seperti rindu yang menggunung di hatiku..?
ah..,
bila saja mungkin
ingin kulihat cinta di matamu
sekali lagi..!
CINTA SETELAH HILANG
Tak ku kira kepergianmu
Menjadi cambuk di hatiku
Aku yang menyakitimu
Aku juga yang membuatmu pergi
Tlah ku runtuhkan smua cintamu
Tlah ku robohkan smua rasamu
Kini ku tersadar
Lama sudah kau ku lupakan
Namun tlah terlambat untukku kembali
Walau penyesalan itu ada
Walau hati merasa bersalah
Karna aku tak mampu menyakitimu
Merebut kebahagian yang ada dlam dirimu
Melukai kembali hatimu
Merubah kmbali senyummu
Dan akupun tak mengerti
Hatiku tetap menjerit ingin kembali
Maafkan aku atas kesalahanku
Yang ku tau cinta itu terasa saat kau tlah hilang dariku
By _ FHARA REITENZ
Dalam Renungan
by; ulum
Di bawah bintang
Aku duduk terdiam
Banyak hal yang ada di angan
Tapi tak yakin mampu kudapatkan
Takdir akan aku tuliskan
Agar semua jadi kenyataan
Sayangnya aku manusia yang hanya mengikuti takdir-Nya
Satu cara yang pantas bagiku
Berdoa kepadamu
Agar kau beri petunjuk
Dan jalan terbaik bagiku
Aku tlah lama menanti
Tumbuhnya bunga hati
Hingga waktu ku lewati
Hingga lautan ku sebrangi
Hingga tiada lagi nan sunyi
Aku mencoba tuk mengerti
Makna dari sebuah tragedi
Sorot mata yang menyinari
Dalam kelamnya jiwa ini
Senyum manis yang kau miliki
Mengubah hati menjadi suci
Aku ingin kau mengerti
Engkaulah yang kunanti
Engkau-Lah permaisuri
Nan hadir dampingi diri
Dan akhirnya tak ada lagi
Kegelapan di sepanjang hari (By : Capricornboy)
Bunda
Tanpamu aku tak akan ada
Tanpamu aku tak mampu brbuat apa-apa
Dan tanpamu aku bukan siapa-siapa
Di sampingmu smua serasa indah
Di dekapmu aku serasa nyaman
Di belakangmu aku serasa aman
Kaulah seseorang yang teristimewa dalam hidupku
Yang slalu ada di sisiku
Di setiap lembar cerita kehidupanku
Hingga mampu ku raih ita-citaku
Yang akan ku persembahlan untukmu
Wahai bundaq (_ilmi_)
Cinta di Matamu
by : ismi_my
entahlah..,
berapa kali harus kuyakinkan dirimu
bahwa rindu yang mengalir dalam darahku adalah rindumu
mungkinkah..,
kau dengar
cerita yang tergelar lewat bisunya malam
itu cerita cinta
tentang kau dan aku
kau tahu
purnama ini begitu indah
walau tak seindah senyummu
yang terakhir kali
masih kuingat
kasih..,
aku lihat senyummu
di antara bintang dan bulan purnama
aku dengar suaramu
lewat hembusan angin dan gesekan daun-daun
tapi rinduku belum juga terobati
kasih..,
apakah hari ini kau simpan rindu
seperti rindu yang menggunung di hatiku..?
ah..,
bila saja mungkin
ingin kulihat cinta di matamu
sekali lagi..!
CINTA SETELAH HILANG
Tak ku kira kepergianmu
Menjadi cambuk di hatiku
Aku yang menyakitimu
Aku juga yang membuatmu pergi
Tlah ku runtuhkan smua cintamu
Tlah ku robohkan smua rasamu
Kini ku tersadar
Lama sudah kau ku lupakan
Namun tlah terlambat untukku kembali
Walau penyesalan itu ada
Walau hati merasa bersalah
Karna aku tak mampu menyakitimu
Merebut kebahagian yang ada dlam dirimu
Melukai kembali hatimu
Merubah kmbali senyummu
Dan akupun tak mengerti
Hatiku tetap menjerit ingin kembali
Maafkan aku atas kesalahanku
Yang ku tau cinta itu terasa saat kau tlah hilang dariku
By _ FHARA REITENZ
Dalam Renungan
by; ulum
Di bawah bintang
Aku duduk terdiam
Banyak hal yang ada di angan
Tapi tak yakin mampu kudapatkan
Takdir akan aku tuliskan
Agar semua jadi kenyataan
Sayangnya aku manusia yang hanya mengikuti takdir-Nya
Satu cara yang pantas bagiku
Berdoa kepadamu
Agar kau beri petunjuk
Dan jalan terbaik bagiku
Ada cinta di malem selawe
“kamu mau ini??aku belikan ya?tapi simpan baik-baik ya,,,”.terdengar lagi suara anak kecil di mimpiku,padahal aku nggak mengenalnya dan enta kenapa hanya di bulan ramadhan mimpi itu datang.Kriiing….kriiingg,, alarm ku berdering di pagi buta.
“firo bangun waktunya sahur”.terdwngar suara lembut wanita yang selama ini menjagaku .
“iya bu, ini sudah bangun nanti aku menyusul” sambil bangun dari tempat tidur.
“ach kenyang,,masakan ibu memang top markotop deh,,”sambil menyodorkan piring yang kosong bersih.
“sudah niat belum??kalau belum cepat niat”suara ibu di dapur
“ok desu”(bacanya ok des)
“kenapa nggak cuci piring?”
“bentar ibu,,’
“nunggu apa lagi,,awas ya kalau tidur, sebelum itu kamu harus cuci piring,itukan tugas sehari-harimu,,”sambil nyeret tangan firo
“kok begitu terus,,nggak pernah naik pangkat” candaan firo ke ibunya
“kamu mau pindah tugas,,gimana kalau bersihkan kamar mandi??”ucap ibu
“gak mau,,ya udah aku cuci piring deh,,”.
akhirnya firo kalah berdebat dengan ibunya,emang iu-ibu gak bisa di lawan dari dulu samapai sekarang nanti di kira anak durhaka jadi nurut sajalah.
***
Jam dinding menunjukkan waktu 06.30 waktu Indonesia bagian gresik(hehehe) waktunya firo pergi ke sekolah untuk mengikuti Pondok Ramadhan, tidak lupa dia sedang bersiap-siap di kamar sedang asyik memakai kerudung ples tidak lupa memakai bros kesayangannya yang always nempel di kerudungnya.
“aku heran dengan bros ini,kayaknya ada sesuatu dengan bros ini di masa lalu,tapi apa?kenapa aku nggak ingat,,” sambil memandangi brosnya di cermin.
“sudah jangan bengong,entar terlambat loh,,”sosok wanita yang menghampiriku
“aduh kaget aku,untung jantungku nggak copot,ya sudah aku berangkat dulu bu. Asslamualaikum ” firo pun pamit ke ibunya. Di sisi lain telefon berdering dan ibu pergi ke sumber suara dan mengangkat telfon tersebut.
” Assalamualaikum,,oh iya,,iya gak apa-apa.Baiklah…”terdengar suara smar-samar perbincangan ibu di telfon
***
“hari ke-4 Pondok Ramadahan begitu pula hari ke 22 bulan Ramadhan ,nggak sabar nunggu hari itu,,,” tanpa menyadari ada seseorang yang sedang asyik ngambil gambar dirinya.
“asyik gambar yang bagus,,hehehe,,”ucap cowok tersebut sambil melihat hasil jepretannya.
“permisi mas,boleh saya pinjam kameranya,,”pinta firo
“boleh,ini silakan”jawab si cowok
“acchh beres semuanya di delete ya mas,,”ucap firo santai
Saking senangnya melihat hasil jepretannya bagus-bagus,tanpa sadar si cowok bilang “ya,,”
“ok beres,,makasih mas”sambil berpamitan meninggalkan cowok tersebut
Tanpa sadar si cowok melihat lagi gambar di kameranya
“loh???kemana semua gambar tadi,,,??”
Sambil mengingat apa yang baru terjadi dengan kaget si cowok baru ingat tadi ada cewek mendekati dia, langsung satu kata keluar dari mulutnya
“firooooooo,,,”
***
Di sisi lain firo dan sasha sedang asik ngobrol di taman samping kelas, secara biasanya mereka ada di kantin tapi kan sekarang bulan puasa jadi pindah tempat deh,,
”thanks ya tadi”ucap firo sambil membuka bukunya
“sama-sama, kitakan friend. Tapi kamu nggak kebangetan”ucap sasha
“kebangetan aku??nggak lah, dia yang mulai duluan”jawab firo
“benar juga sih, tapi kamu manis kok kalau di foto” ledek sasha
“masa’ ?,,”Tanya firo
“iya benern,kalau kamu di foto pasti pasukan semut pada nempel di badan kamu,”jawab sasha
“apa??enak ja itu bukan karma aku manis tapi aku fotonya di dekat sarang semut”begitu jawab firo
“hahaha,,,ech kamu lagi baca apa?”Tanya sasha lagi
“baca tutorial pasukan semut”celetuk firo
“masih marah fir,,??ingat bulan puasa harus sabar”ucap sasha
“astaghfirullah iya aku lupa, lagi baca komik 38’ C. apa benar iya kalau lagi jatuh cinta suhu kita menjadi 38’C ??”Tanya firo
“nggak tahu, aku belum merasakannya end kamu masih suka baca komik??mending novel fir,,?”ujar sasha
“enakkan baca komik,aku kan suka gambar jadi kalau ada tokoh bagus di dalam komik bisa aku duplikat kalau di novel nggak ada gambarnya jadi kurang seru”jawab firo
“huuuch dasar komikers”protes sasha
Akhirnya mereka meneruskan kerjaan masing-masing, ada yang asik dengan novelnya dan adapula yang sedang asik dengan komiknya sampai bel pulang berbunyi karma bulan puasa jadi waktu istirahat di adakan di akhir pelajaran sekaligus waktu pulang setelah waktu menunjukkan pukul 14.30 dan setelah itu mereka pulang ke rumah masing-masing.
***
Setibanya firo di rumah, seperti biasa dia langsung berbaring di sofa tanpa sadar apa yang sedang dia tindihi,, tiba-tiba ada suara terdengar keluar dari sofa
“aduh sakit,turun donk berat nihh,,”
“acchh males ach capek aku,,oh iya maaf,,”langsung bangun dari sofa
“achh,,kamu,,??”
“siapa aku??aku belum kenal kamu?siapa kamu dan kenapa ada di rumahku?”ujar firo mengintrogasi cowok itu
“kamu ingat ini,,”sambil nyodorkan kameranya
“oh kamu yang tadi, siapa suruh ngambil foto orang diam-diam. Tapi tadi aku udah minta izin ke kamu kok?kenapa marahnya sama aku”ucap firo
“oh iya berarti aku yang salah di bodohi sama kamu,firo tambah pinter nih??”jawab si cowok tu
“kok tahu nama aku”Tanya firo
Tiba-tiba muncul ibu dari belakang firo sebagai penengah di antara mereka
“oh iya fir ini bisma,teman kamu waktu kecil anaknya tante ririn. Nak bisma ini mau merayakan hari raya di sini, karna disini nggak banyak saudara jadi mamanya bisma nitip dia di rumah kita ”penjelasan ibu ke firo
“bisma??bisma siapa ya aku nggak ingat, terus dia tidur di mana?”ucap firo
“di kamar tamu,oh ya tolong tunjukkan kamarnya fir”pinta ibu
***
Hari-hari terus belanjut setiap hari di rumah tidak ada ketenangan adanya permusuhan dari kedua belah pihak yaitu firo dan bisma, setiap waktu mereka buat sebagai ladang perang dunia ke 3 sampai-sampai ibu firo sudah terbiasa maklum firo anak tunggal jadi kalau ada teman yang dating ke rumah seperti ini di jadikan hiburan semata-mata (hiburan gratis euy,,hehehe)
Di sekolah tiada menit tanpa bercerita tentang pemusuhanya dengan bisma kepada sasha,sahabat baiknya.sempat sasha menanyakan ke firo apa dia suka bisma tapi langsung firo tarik kesimpulan tidak sama sekali.
“ech nanti malam ada acara nggak??”Tanya sasha
“nggak ada”jawab firo
“ayo kita ngabuburit sekaligus pergi ke malem selawe??”ajak sasha
“boleh “ucap firo
“tapi kita double date ya??”Tanya sasha lagi
“apa kita??gak salah atau jangan-jangan kamu udah jadian ya sama koko??”firo bertanya balik ke sasha
“sebenarnya sih iya,kemarin dia nembak aku”jawab sasha
“ya aku jomblo nih,,ok kita double date tapi nanti traktirannya ya?”pinta firo
“iya deh aku catat,tapi kamu beneran mau ngajak si bisma??”
“iya daripada aku jadi obat nyamuk mending aku ngajak orang”jawab firo
“beneran nih tau da percikkan cinta di antara kalian??ya udah kita ketemu jam 16.00 di depan Masjid Agung. ”ucap sasha
“ok tapi jangan lupa traktirannya” celetuk firo
Dan akhirnya mereka kembali pulang ke rumah masing-masing.sesampai di rumah firo langsung ngajak bisma untuk ikut ngabuburit sama dia,tapi si bisma malah sok jual mahal dan itu membuat firo sedikit marah tapi akhirnya bisma menyutujui ajakan firo sekalian juga dia mau mencari gambar bagus katanya, tanpa di sadari di dalam hatinya ada rasa senang yang luar biasa sampai-sampai wajahnya menunjukkan hal yang sama dan firo langsung lari ke kamarnya. Jam dinding menunjukkan pukul 16.00 waktunya firo berangkat dengan bisma dan mereka pun berpamitan sama orang rumah.
Sesampainya di tempat janjian mereka saling berjalan berdua,mereka pun berpisah tapi kalau sudah maghrib ketemuan di tempat semula, firo pun mengikuti kemana bisma pergi sekalian dia di jadikan asistennya bisma tanpa protes sampai selesai semua kerjaannya bisma. Waktu berbuka pun tiba, dan mereka membatalkan puasanya selepas itu mereka melaksanakan sholat maghrib di masjid dekat tempat makan tadi dan berdiam sejenak di masjid sekalian sholat isya’ dan terawih di sana. Setelah selesai mereka pun pergi ke sebuah tradisi orang gresik yaitu “malem selawe” disana banyak pedagang yang menjualkan berbagai barang seperti makanan,pakaian dan lain-lain. Mereka pun asik menjelajahi tempat itu dan tiba-tiba muncul seorang gadis yang tingginya sebaya dengan firo mendatangi bisma, dengan lemah lembut dan kasih sayang bisama menyambut cewek itu,merekapun berbincang-bincang sangat akrab layaknya suadh kenal sejak lama dan itu yang membuat hati firo gak karuan dan sesekali jadi salah tingkah.
“kamu gak apa-apa?”Tanya bisma
“gak apa-apa, kenapa?” ucap firo
“kok diam ja tapi baguslah kamu diam ada ketenangan meskipun sebentar”ujar bisma sambil bernafas lega.
“kalau itu yang membuatmu tenang baiklah aku akan meninggalkan kalian berdua”ucap firo sambil menoleh ke belakang dan berlari menjauh dari bisma dn cewek itu. Firo terus menjauh dari tempat itu dan berhenti di tengah jalan dalam hatinya berkata
“ada apa dengan aku,kenapa disini sakit sekali rasanya..” tanpa di sadari ada seseorang di belakangnya.
“hai kamu kenapa sih aku panggil berkali-kali kok gak noleh?” suara bisma dengan nada ter-engah-engah
“hai kok diam saja sih?? kamu mau ini??aku belikan ya?”pinta bisma
Mendengar bisma bilang begitu firo teringat mimpinya
“apakah kau pernah memberiku ini”sambil menyodorkan pin yang ada di sakunya
“oh ini,,gak salah lagi..kamu masih menyimpannya”jawab bisma
Mendadak firo pun terjatuh dan suhu tubuhnya terasa naik seketika
“benar yang di bilang komik itu,kalau sedang jatuh cinta suhu tubuh seakan-akan naik dan menjadi 38’ C,,” desis firo
“ech kamu gak apa-apa, badanmu panas . ayo naik ke punggung ku . aku antar pulang sekarang” ajak bisma
“gak mau, aku bukan anak kecil lagi,,”jawab firo
“kalau gitu ayo berdiri “ujar bisma
“kamu yang aku tunggu selama ini, aku suka kamu” ucap firo
“apa? Aku gak salah dengar??”Tanya bisma
“kamu salah dengar”jawab firo ketus
“sebenarnya sudah lama aku menunggu kata-kata itu keluar dari mulutmu firo,,”ucap bisma
“terus siapa cewek tadi?” Tanya firo
“tadi itu bukan cewek itu cowok dia model ples temanku,da cantikkan?”ucap bisma
“kamu suka cowok ya?”Tanya firo lagi
“ngawur banyak cewek cantik di luar sana mubazirkan kalau aku suka cowok”candaan bisma
“kamu cemburu sama dia?” Tanya bisma lagi
“cemburu???,,,sedikit”jawab firo
“ngaku dia..hahahah..tapi yang aku ucapkan tadi beneran aku sungguh”ucap bisma
“sama aku juga”jawab firo dengan malu
“kalau begitu kita akan melewati hari-hari bersama ya??” pinta bisma
“ya” jawaban firo
Aku bingung dengan diriku kenapa aku bisa menyukai bisma padahal dia bukan tipe cowok aku, dia pun gak romantis malah buat orang jengkel setiap hari tapi jika tidak mendengar suaranya dan melihat wajahnya semenit saja serasa gak ketemu 1000 tahun (alay.com) dan akhirnya di malam itu menjadi malam terindah buat ku dan dambaan hatiku “bisma” yang menjadi kenangan terindah di ingatan memoriku untuk masa mudaku. semoga aku dan bisma always together untuk selamanya.
By: Firdah A.S.E.M.TU
Selasa, 22 Maret 2011
kunci jawaban US SMK tahun 2010 (part 3)
KUNCI JAWABAN US EDISI SELASA, 22 MARET 2010 DAPAT DI DOWNLOAD DI SINI
Langganan:
Entri (Atom)