Tampilkan postingan dengan label sastra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sastra. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Agustus 2011

deretan puisi AJ XXV (2)

hilang
bintang malam kemanakah ia gerangan
tak sedikitpun ia meninggalkan jejak
siang dan malam haruskah rindu ini ku pendam
hingga esok kujelang
q menyayangimu dari lubuk hatiku yg paling dalam
dan akan selalu merindukanmu walau kau telah pergi
namun harapan itupun tak ada lagi
tidakkah rasa ini harusnya mati
hilang dari angan2 yang menerpa diri

KESENDIRIAN
Kini engkau menemaniku
Suara jangkrik semakin menambah sepinya hati yang telah bertuan
Nyamuk nyamuk nakal terus menertawakan ku
Yang seolah tak akan ada sinar emas dari pemilik hati lain
Memang benar berpayung kesepian sangatlah membosankan
Adakah yang mau menggantikan semua ini ?
-kandha-

Kunyanyikan Rindu
by : ismi_my
di sini
di antara kemeriahan dan bintang
aku memilih sunyi
di mana telah kutanam hektaran rindu untukmu
ketika malam berjatuhan
hingga terdampar di pagi

dan untuk kesekian kalinya
aku merasa kau begitu jauh
meski kita masih saling berteduh
di bawah langit yang sama

kekasihku...
jika kau percaya angin adalah satu
jika kau percaya samudera adalah biru
akan kunyanyikan rindu ini
lewat angin, lewat laut
lewat sunyi
dan denting malam

Menapaki Kerinduan
by : ismi_my
ketika sinar rembulan pucat
sesosok rindu tanpa sayap
terbang ke langit malam

gelap mata
gelap hati
membuat ia lupa dimana tempat bersinggah
gelap malam menghapuskan arah dan tujuan

sementara,
dingin sunyi menjadi saksi
jiwa-jiwa yang menggigil
terperosok ke ceruk jurang malam

dalam...
sedalam hatimu

debur ombak di Pantai Barat menghantam jiwaku
tapi tak mampu goyahkan sepi
sapaan angin mengajak kabut dingin
menyusupi pori-pori,
merontokkan tulang..,
tapi tak mampu runtuhkan sunyi
sepi tanpa keheningan
sunyi dalam kebisuan
disitu aku terdampar
sendiri
menapaki kerinduan

Resapi luka ku

Lihatlah aku sejenak
Bagaimana sikapmu menghancurkan hatiku
Resapi setiap air mataku
Bisakah kau rasakan perihku

Kau tak pernah peduli
Karna kau tak pernah mencintai
Andai kau tau rasanya tersakiti
Terkhianati cinta yang kau jaga sepenuh hati

Tangisan ini bukan karena kehilanganmu
Tapi sakit hatiku karenamu
Cobalah merasakan setiap lukaku
Yang kau buat untukku
Namun kesabaranku tak ada habisnya untukmu
Mengertilah ketulusanku bukan untuk permainanmu

Rasakan setiap detak jantungku
Yang slalu setia menjagamu
Tapi kau hempas aku
Bagai debu yang tak berarti

Bisakah kau rasakan luka itu
Akankah kau tau perih itu
Yang aku tahan
Tuk jaga perasaanmu

By; FHARA REITENZ

deretan puisi AJ XXV (1)

‘-Akhirnya-!!!
Aku tlah lama menanti
Tumbuhnya bunga hati
Hingga waktu ku lewati
Hingga lautan ku sebrangi
Hingga tiada lagi nan sunyi
Aku mencoba tuk mengerti
Makna dari sebuah tragedi
Sorot mata yang menyinari
Dalam kelamnya jiwa ini
Senyum manis yang kau miliki
Mengubah hati menjadi suci
Aku ingin kau mengerti
Engkaulah yang kunanti
Engkau-Lah permaisuri
Nan hadir dampingi diri
Dan akhirnya tak ada lagi
Kegelapan di sepanjang hari (By : Capricornboy)

Bunda

Tanpamu aku tak akan ada
Tanpamu aku tak mampu brbuat apa-apa
Dan tanpamu aku bukan siapa-siapa

Di sampingmu smua serasa indah
Di dekapmu aku serasa nyaman
Di belakangmu aku serasa aman

Kaulah seseorang yang teristimewa dalam hidupku
Yang slalu ada di sisiku
Di setiap lembar cerita kehidupanku
Hingga mampu ku raih ita-citaku
Yang akan ku persembahlan untukmu
Wahai bundaq (_ilmi_)

Cinta di Matamu

by : ismi_my
entahlah..,
berapa kali harus kuyakinkan dirimu
bahwa rindu yang mengalir dalam darahku adalah rindumu
mungkinkah..,
kau dengar
cerita yang tergelar lewat bisunya malam
itu cerita cinta
tentang kau dan aku
kau tahu
purnama ini begitu indah
walau tak seindah senyummu
yang terakhir kali
masih kuingat
kasih..,
aku lihat senyummu
di antara bintang dan bulan purnama
aku dengar suaramu
lewat hembusan angin dan gesekan daun-daun
tapi rinduku belum juga terobati
kasih..,
apakah hari ini kau simpan rindu
seperti rindu yang menggunung di hatiku..?
ah..,
bila saja mungkin
ingin kulihat cinta di matamu
sekali lagi..!

CINTA SETELAH HILANG

Tak ku kira kepergianmu
Menjadi cambuk di hatiku
Aku yang menyakitimu
Aku juga yang membuatmu pergi

Tlah ku runtuhkan smua cintamu
Tlah ku robohkan smua rasamu
Kini ku tersadar
Lama sudah kau ku lupakan
Namun tlah terlambat untukku kembali
Walau penyesalan itu ada
Walau hati merasa bersalah

Karna aku tak mampu menyakitimu
Merebut kebahagian yang ada dlam dirimu
Melukai kembali hatimu
Merubah kmbali senyummu
Dan akupun tak mengerti
Hatiku tetap menjerit ingin kembali
Maafkan aku atas kesalahanku
Yang ku tau cinta itu terasa saat kau tlah hilang dariku
By _ FHARA REITENZ

Dalam Renungan
by; ulum

Di bawah bintang
Aku duduk terdiam
Banyak hal yang ada di angan
Tapi tak yakin mampu kudapatkan

Takdir akan aku tuliskan
Agar semua jadi kenyataan
Sayangnya aku manusia yang hanya mengikuti takdir-Nya
Satu cara yang pantas bagiku
Berdoa kepadamu
Agar kau beri petunjuk
Dan jalan terbaik bagiku





Ada cinta di malem selawe


“kamu mau ini??aku belikan ya?tapi simpan baik-baik ya,,,”.terdengar lagi suara anak kecil di mimpiku,padahal aku nggak mengenalnya dan enta kenapa hanya di bulan ramadhan mimpi itu datang.Kriiing….kriiingg,, alarm ku berdering di pagi buta.
“firo bangun waktunya sahur”.terdwngar suara lembut wanita yang selama ini menjagaku .
“iya bu, ini sudah bangun nanti aku menyusul” sambil bangun dari tempat tidur.
“ach kenyang,,masakan ibu memang top markotop deh,,”sambil menyodorkan piring yang kosong bersih.
“sudah niat belum??kalau belum cepat niat”suara ibu di dapur
“ok desu”(bacanya ok des)
“kenapa nggak cuci piring?”
“bentar ibu,,’
“nunggu apa lagi,,awas ya kalau tidur, sebelum itu kamu harus cuci piring,itukan tugas sehari-harimu,,”sambil nyeret tangan firo
“kok begitu terus,,nggak pernah naik pangkat” candaan firo ke ibunya
“kamu mau pindah tugas,,gimana kalau bersihkan kamar mandi??”ucap ibu
“gak mau,,ya udah aku cuci piring deh,,”.
akhirnya firo kalah berdebat dengan ibunya,emang iu-ibu gak bisa di lawan dari dulu samapai sekarang nanti di kira anak durhaka jadi nurut sajalah.
***
Jam dinding menunjukkan waktu 06.30 waktu Indonesia bagian gresik(hehehe) waktunya firo pergi ke sekolah untuk mengikuti Pondok Ramadhan, tidak lupa dia sedang bersiap-siap di kamar sedang asyik memakai kerudung ples tidak lupa memakai bros kesayangannya yang always nempel di kerudungnya.
“aku heran dengan bros ini,kayaknya ada sesuatu dengan bros ini di masa lalu,tapi apa?kenapa aku nggak ingat,,” sambil memandangi brosnya di cermin.
“sudah jangan bengong,entar terlambat loh,,”sosok wanita yang menghampiriku
“aduh kaget aku,untung jantungku nggak copot,ya sudah aku berangkat dulu bu. Asslamualaikum ” firo pun pamit ke ibunya. Di sisi lain telefon berdering dan ibu pergi ke sumber suara dan mengangkat telfon tersebut.
” Assalamualaikum,,oh iya,,iya gak apa-apa.Baiklah…”terdengar suara smar-samar perbincangan ibu di telfon
***
“hari ke-4 Pondok Ramadahan begitu pula hari ke 22 bulan Ramadhan ,nggak sabar nunggu hari itu,,,” tanpa menyadari ada seseorang yang sedang asyik ngambil gambar dirinya.
“asyik gambar yang bagus,,hehehe,,”ucap cowok tersebut sambil melihat hasil jepretannya.
“permisi mas,boleh saya pinjam kameranya,,”pinta firo
“boleh,ini silakan”jawab si cowok
“acchh beres semuanya di delete ya mas,,”ucap firo santai
Saking senangnya melihat hasil jepretannya bagus-bagus,tanpa sadar si cowok bilang “ya,,”
“ok beres,,makasih mas”sambil berpamitan meninggalkan cowok tersebut
Tanpa sadar si cowok melihat lagi gambar di kameranya
“loh???kemana semua gambar tadi,,,??”
Sambil mengingat apa yang baru terjadi dengan kaget si cowok baru ingat tadi ada cewek mendekati dia, langsung satu kata keluar dari mulutnya
“firooooooo,,,”
***
Di sisi lain firo dan sasha sedang asik ngobrol di taman samping kelas, secara biasanya mereka ada di kantin tapi kan sekarang bulan puasa jadi pindah tempat deh,,
”thanks ya tadi”ucap firo sambil membuka bukunya
“sama-sama, kitakan friend. Tapi kamu nggak kebangetan”ucap sasha
“kebangetan aku??nggak lah, dia yang mulai duluan”jawab firo
“benar juga sih, tapi kamu manis kok kalau di foto” ledek sasha
“masa’ ?,,”Tanya firo
“iya benern,kalau kamu di foto pasti pasukan semut pada nempel di badan kamu,”jawab sasha
“apa??enak ja itu bukan karma aku manis tapi aku fotonya di dekat sarang semut”begitu jawab firo
“hahaha,,,ech kamu lagi baca apa?”Tanya sasha lagi
“baca tutorial pasukan semut”celetuk firo
“masih marah fir,,??ingat bulan puasa harus sabar”ucap sasha
“astaghfirullah iya aku lupa, lagi baca komik 38’ C. apa benar iya kalau lagi jatuh cinta suhu kita menjadi 38’C ??”Tanya firo
“nggak tahu, aku belum merasakannya end kamu masih suka baca komik??mending novel fir,,?”ujar sasha
“enakkan baca komik,aku kan suka gambar jadi kalau ada tokoh bagus di dalam komik bisa aku duplikat kalau di novel nggak ada gambarnya jadi kurang seru”jawab firo
“huuuch dasar komikers”protes sasha
Akhirnya mereka meneruskan kerjaan masing-masing, ada yang asik dengan novelnya dan adapula yang sedang asik dengan komiknya sampai bel pulang berbunyi karma bulan puasa jadi waktu istirahat di adakan di akhir pelajaran sekaligus waktu pulang setelah waktu menunjukkan pukul 14.30 dan setelah itu mereka pulang ke rumah masing-masing.

***
Setibanya firo di rumah, seperti biasa dia langsung berbaring di sofa tanpa sadar apa yang sedang dia tindihi,, tiba-tiba ada suara terdengar keluar dari sofa
“aduh sakit,turun donk berat nihh,,”
“acchh males ach capek aku,,oh iya maaf,,”langsung bangun dari sofa
“achh,,kamu,,??”
“siapa aku??aku belum kenal kamu?siapa kamu dan kenapa ada di rumahku?”ujar firo mengintrogasi cowok itu
“kamu ingat ini,,”sambil nyodorkan kameranya
“oh kamu yang tadi, siapa suruh ngambil foto orang diam-diam. Tapi tadi aku udah minta izin ke kamu kok?kenapa marahnya sama aku”ucap firo
“oh iya berarti aku yang salah di bodohi sama kamu,firo tambah pinter nih??”jawab si cowok tu
“kok tahu nama aku”Tanya firo
Tiba-tiba muncul ibu dari belakang firo sebagai penengah di antara mereka
“oh iya fir ini bisma,teman kamu waktu kecil anaknya tante ririn. Nak bisma ini mau merayakan hari raya di sini, karna disini nggak banyak saudara jadi mamanya bisma nitip dia di rumah kita ”penjelasan ibu ke firo
“bisma??bisma siapa ya aku nggak ingat, terus dia tidur di mana?”ucap firo
“di kamar tamu,oh ya tolong tunjukkan kamarnya fir”pinta ibu
***
Hari-hari terus belanjut setiap hari di rumah tidak ada ketenangan adanya permusuhan dari kedua belah pihak yaitu firo dan bisma, setiap waktu mereka buat sebagai ladang perang dunia ke 3 sampai-sampai ibu firo sudah terbiasa maklum firo anak tunggal jadi kalau ada teman yang dating ke rumah seperti ini di jadikan hiburan semata-mata (hiburan gratis euy,,hehehe)
Di sekolah tiada menit tanpa bercerita tentang pemusuhanya dengan bisma kepada sasha,sahabat baiknya.sempat sasha menanyakan ke firo apa dia suka bisma tapi langsung firo tarik kesimpulan tidak sama sekali.
“ech nanti malam ada acara nggak??”Tanya sasha
“nggak ada”jawab firo
“ayo kita ngabuburit sekaligus pergi ke malem selawe??”ajak sasha
“boleh “ucap firo
“tapi kita double date ya??”Tanya sasha lagi
“apa kita??gak salah atau jangan-jangan kamu udah jadian ya sama koko??”firo bertanya balik ke sasha
“sebenarnya sih iya,kemarin dia nembak aku”jawab sasha
“ya aku jomblo nih,,ok kita double date tapi nanti traktirannya ya?”pinta firo
“iya deh aku catat,tapi kamu beneran mau ngajak si bisma??”
“iya daripada aku jadi obat nyamuk mending aku ngajak orang”jawab firo
“beneran nih tau da percikkan cinta di antara kalian??ya udah kita ketemu jam 16.00 di depan Masjid Agung. ”ucap sasha
“ok tapi jangan lupa traktirannya” celetuk firo
Dan akhirnya mereka kembali pulang ke rumah masing-masing.sesampai di rumah firo langsung ngajak bisma untuk ikut ngabuburit sama dia,tapi si bisma malah sok jual mahal dan itu membuat firo sedikit marah tapi akhirnya bisma menyutujui ajakan firo sekalian juga dia mau mencari gambar bagus katanya, tanpa di sadari di dalam hatinya ada rasa senang yang luar biasa sampai-sampai wajahnya menunjukkan hal yang sama dan firo langsung lari ke kamarnya. Jam dinding menunjukkan pukul 16.00 waktunya firo berangkat dengan bisma dan mereka pun berpamitan sama orang rumah.
Sesampainya di tempat janjian mereka saling berjalan berdua,mereka pun berpisah tapi kalau sudah maghrib ketemuan di tempat semula, firo pun mengikuti kemana bisma pergi sekalian dia di jadikan asistennya bisma tanpa protes sampai selesai semua kerjaannya bisma. Waktu berbuka pun tiba, dan mereka membatalkan puasanya selepas itu mereka melaksanakan sholat maghrib di masjid dekat tempat makan tadi dan berdiam sejenak di masjid sekalian sholat isya’ dan terawih di sana. Setelah selesai mereka pun pergi ke sebuah tradisi orang gresik yaitu “malem selawe” disana banyak pedagang yang menjualkan berbagai barang seperti makanan,pakaian dan lain-lain. Mereka pun asik menjelajahi tempat itu dan tiba-tiba muncul seorang gadis yang tingginya sebaya dengan firo mendatangi bisma, dengan lemah lembut dan kasih sayang bisama menyambut cewek itu,merekapun berbincang-bincang sangat akrab layaknya suadh kenal sejak lama dan itu yang membuat hati firo gak karuan dan sesekali jadi salah tingkah.
“kamu gak apa-apa?”Tanya bisma
“gak apa-apa, kenapa?” ucap firo
“kok diam ja tapi baguslah kamu diam ada ketenangan meskipun sebentar”ujar bisma sambil bernafas lega.
“kalau itu yang membuatmu tenang baiklah aku akan meninggalkan kalian berdua”ucap firo sambil menoleh ke belakang dan berlari menjauh dari bisma dn cewek itu. Firo terus menjauh dari tempat itu dan berhenti di tengah jalan dalam hatinya berkata
“ada apa dengan aku,kenapa disini sakit sekali rasanya..” tanpa di sadari ada seseorang di belakangnya.
“hai kamu kenapa sih aku panggil berkali-kali kok gak noleh?” suara bisma dengan nada ter-engah-engah
“hai kok diam saja sih?? kamu mau ini??aku belikan ya?”pinta bisma
Mendengar bisma bilang begitu firo teringat mimpinya
“apakah kau pernah memberiku ini”sambil menyodorkan pin yang ada di sakunya
“oh ini,,gak salah lagi..kamu masih menyimpannya”jawab bisma
Mendadak firo pun terjatuh dan suhu tubuhnya terasa naik seketika
“benar yang di bilang komik itu,kalau sedang jatuh cinta suhu tubuh seakan-akan naik dan menjadi 38’ C,,” desis firo
“ech kamu gak apa-apa, badanmu panas . ayo naik ke punggung ku . aku antar pulang sekarang” ajak bisma
“gak mau, aku bukan anak kecil lagi,,”jawab firo
“kalau gitu ayo berdiri “ujar bisma
“kamu yang aku tunggu selama ini, aku suka kamu” ucap firo
“apa? Aku gak salah dengar??”Tanya bisma
“kamu salah dengar”jawab firo ketus
“sebenarnya sudah lama aku menunggu kata-kata itu keluar dari mulutmu firo,,”ucap bisma
“terus siapa cewek tadi?” Tanya firo
“tadi itu bukan cewek itu cowok dia model ples temanku,da cantikkan?”ucap bisma
“kamu suka cowok ya?”Tanya firo lagi
“ngawur banyak cewek cantik di luar sana mubazirkan kalau aku suka cowok”candaan bisma
“kamu cemburu sama dia?” Tanya bisma lagi
“cemburu???,,,sedikit”jawab firo
“ngaku dia..hahahah..tapi yang aku ucapkan tadi beneran aku sungguh”ucap bisma
“sama aku juga”jawab firo dengan malu
“kalau begitu kita akan melewati hari-hari bersama ya??” pinta bisma
“ya” jawaban firo
Aku bingung dengan diriku kenapa aku bisa menyukai bisma padahal dia bukan tipe cowok aku, dia pun gak romantis malah buat orang jengkel setiap hari tapi jika tidak mendengar suaranya dan melihat wajahnya semenit saja serasa gak ketemu 1000 tahun (alay.com) dan akhirnya di malam itu menjadi malam terindah buat ku dan dambaan hatiku “bisma” yang menjadi kenangan terindah di ingatan memoriku untuk masa mudaku. semoga aku dan bisma always together untuk selamanya.


By: Firdah A.S.E.M.TU




Senin, 03 Januari 2011

CERPEN: SENYUM di 04 Oktober

Senang dan sedih itu sudah biasa dalam hidup. Tanpa kedua rasa itu rasanya kurang pas. Seperti sayur kurang garam. Seperti panas tanpa payung. Justru sepertinya di jaman sekarang, senang dan sedih kurang diseimbangkan. Banyak yang senang tanpa ada rasa syukur kepada sang kholiq. Banyak pula orang yang baru ingat Tuhan saat dia meneteskan air mata ke pipinya. Sangat disayangkan bukan.
Safira, panggil saja Ira. Di usiaku yang baru menginjak 15 tahun, setidaknya aku sudah belajar tentang hidup. Hidup yang cukup rumit. Bahkan bagi siapa saja yang menjadi aku, belum tentu dia bisa setegar karang yang akupun tak bisa.
3 tahun sudah aku berada di ambang kesedihan. Masih belum diujung. Andai aku bisa menguak semuanya, inilah akhir perasaan itu.
“Ira, makan yuk!!” tegur fina yang membangunkan lamunanku.
“makasih, tapi laparku belum datang, nanti aja ya non” balasku dengan senyuman lembut.
Fina adalah lebih dari sahabat bagiku. Fina tahu semua tentang aku kecuali tentang itu. Itu yang membuat aku terpuruk.
“aku pulang dulu ya fin. Udha sore” denting jam sudah menunjukkan pukul 5 sore. Bisa gawat kalu bunda tahu anak semata wayangnya telat pulang. Sampai dirumah yang penuh dengan cuaca aneh. Aku melihat seorang ibu-ibu yang mengenakan daster merah jambu. Wajahnya yang ayu membuatku luluh akan kasih sayangnya. Dialah bundaku. Aku amat mencintainya, melebihi apa yang ada.
“Bunda.. Maaf Ira telat. Tadi maen dulu ke rumah fina. Ayah sudah pulang?”
“Ira sudah makan?” seolah bunda mengalihkan pertanyaanku
“bunda, ayah mana?” desakku bertanya
“Ayah belum pulang nak” jawab bunda dengan lirih
Aku tahu apa yang dirasaan bunda. Begitu sakit pasti. Semua ini terjadi setelah ayah mengenal perempuan itu. Perempuan yang dulu sempat diperkenalkan padaku. Awalnya aku hanya diam. Aku tidak tahu jika hubungan ayah dan tante lastri (namanya) berlanjut.
“kita harus cari ayah bunda. Ayah gagh bisa kayak gini terus. Apa ayah sudah melupakan kita?”
“tapi kita mau cari kemana nak?”
“bunda.. apa bunda masih mencintai ayah? Kalu bunda masih mencintai ayah, ini saatnya. Bunda harus bisa kembali merebut ayah dari perempuan itu. Bunda, Ira gagh mau hidup tanpa ayah!!”
“Ira, berdo'a ya. Semoga ayah diberi jalan yang terbaik oleh Tuhan. Ira percaya kekuasaan Tuhan kan??”
Aku hanya mengangguk. Linangan air mata ini rasanya tak bisa ditahan lagi.
“Ya Allah, bunda selalu mengajarkan aku tentang kesabaran dan keikhlasan. Bunda juga yang selalu mengajariku tentang ketegaran. Ya Allah, aku mohon berikan segala yang terbaik untuk Bunda. Kembalikan ayah pada kami. “
Setiap malam hanya harapan dan do'a yang bisa kami lakukan. Entah kapan ayah akan kembali. Entah kapan juga keluarga kami akan berkumpul. Semoga esok kan lebih berarti. Semoga senyum itu dapat pulang ke rumah ini. Aku tahu ayah tidak serendah itu. Dia punya Cinta untuk kami.
“Ira.. ayo bangun. Fina sudah menunggumu di depan”
Huahhh, tidur yang melelahkan. Apa yang akan terjadi hari ini ya?? “semangat”. Lekas aku bersiap-siap untuk melaksanakan kegiatanku hari ini, 4 oktober 2010.
“Bunda, Ira brangkat dulu!! Oiy, happy birthday bunda. Maafkan Ira sudah membuat bunda sedih semalam. Semoga kebahagiaan sejati datang di hari ini.”
“terima kasih saya”. Kecupan manis melayang di kening seorang anak manis yang berusaha memberikan senyum terbaik.
Setapak demi setapak aku melangkah bersama sahabatku. Rencananya hari ini kita akan mencari bahan untuk penelitian ilmiah besok. Tahu sumedang cari dimana ya?? ahh cari ajja di pasar kota.
Dari kejahuan aku melihat bayangan seorang laki-laki sedang mengikuti langkah kita.
“Fin, kamu ngrasain sesuatu g?”
“seseorang dibelakang kita bukan? Dia mengikuti kita dari tadi”
“ia, tapi siapa ya?”
“LARIIIIIIIII....”
sekuat tenaga aku dan fina menghindar dari lelaki misterius itu. Lari dan terus berlari. Hingga akhirnya nafas kami terengah-engah. Kitapun bersembunyi di balik lorong tong sampah. Terlihat lelaki itu terus mengejar kita.
“Ira.. dimana kamu. Ini ayah. Ayah kamu yang dulu mengkhianati keluarga kita. Maafkan ayah nak, maafkanayah. Dimana kamu? Ayah sungguh menyesal. Seandainya waktu bisa berputar ayah berjanji tidak akan mengecewakan kalian. Ayahmu ini memang bejat..”
Tanpa sadar aku meneteskan air mata. Ayah yang sangat aku rindukan kini ada di hadapanku. Ayah yang telah menggoreskan luka kini telah menyadari. Tapi apa yang harus aku lakukan? Bunda, dia laki-laki yang membuatmu menahan sakit.
“Ira, apa yang kamu inginkan sudah kembali. Kenapa masih diam disini. Cepat pergi susul ayahmu. Manusia punya khilaf, yakinlah dia mampu mengganti semua kesedihan kalian dengan senyum yang baru”
bergegas aku mengejarnya. Aku ingin memeluknya. Aku ingin kembali bisa memanggil ayah. Aku ingin dia mengembalikan senyum itu. Senyum yang dulu pernah hilang, kini kembali di 4 Oktober 2010. Terima kasih Tuhan, Penantian ini berakhir manis dengan keikhlasan dan kesabaran.

DYSTA_COBRUT
4 OCT

CERPEN: Origami untuk wIcy

Hari yang indah, hangat sinar mentari menyentuh pelan dibalik embun dan awan pagi. Kicauan burung yang terdengar memberi makan anaknya begitu riang. Merpati putih tiba-tiba hinggap dan menatap senang. Aku mensyukuri nikmatmu y Allah,,.,
“Sy,.,, uda siang, waktunya berangkat sekolah” ujar mama pagi itu
“ia ma,., siesy berangkat, assalamualaikum,.,”
“walaikum salam hati-hati dijalan yach saiank,.,”
Siesy, begitu mama memanggilku. Nama manis yang dihadiahkan Wicy padaku, seorang kekasih yang telah ±2 tahun jalani kisah cinta ini,
Aku dan mama begitu dekat, apapun tentangku beliau tahu, termasuk hal privacy seperti cinta.
***
“siesy,.,,.tumben hari ini pangeranmu gak nganter.??” Sapa Nindy
“ia nind, dia lagi sakit. Nggak enak badan gitu katanya,.,.” jawabku yang tetap khawatir dengan keadaan dia
“kuliahnya libur donk.??? Kan uda mau sidang,.,. giMana.???”lanjut niNdy
“ia,.,., masih 3 hari lagikan,.,. mudah-mudahan dia uda baikan” tuturku
Tit,tit,tit,tit
“selamad pagi saiank,.,.,meud belajar,.,.malam nanty ak k rumah,.,. tunggu ia,.,.,
with love: micy”
Message wicy saat itu, aku terheran, tak seperti biasa dia yang sakit sms seperti ini, biasanya dia hanya tertidur lelap, istirahat untuk kesembuhan penyakitnya.
“meud pagi jujh saiank,., makasih ia,.,., pean uda sembuh.???? Kalo masih sakit di rumah saja,.,.”
“aku uda gak papa kug iank,.,. lg kangend adja,.,., jadi pengen ketemu dech,.,.”
“ia uda,., malam nanti ak tunggu d rumah”
Aku tersenyum senang, ku awali hariku dengan semangat yang tiba-tiba datang ketika dia kirimkan pesan.
***
Ting.,.ting,.,ting,.,
Bel pulang sekolah berbunyi, sorak gembira teman-teman memecah ruangan yang sebelumnya sepi. Semua keluar dengan senyum kegembiraan. Begitu pula denganku tak sabar menanti malam dan kedatangannya didepan mataku, ditaman biasa kita bercerita, bercanda dan membual.
Wicy seorang lelaki yang kukenal ketika tak sengaja bertabrakan didepan wartel sebagai tempat berteduh kami kala hujan. Dia teramat manis, pintar, sopan dan tak ketinggalan rasa saiank yang dia miliki hanya untukku seorang.
Cowok yang suka banget dengan karya seni jepang origami ini selalu dan tak pernah lupa membawakan burung origaminya untukku kala bertemu. Kusimpan hingga terkumpul 971 kurang lebih selama 1,8 tahun
Sepulang dari toko untuk membeli kertas lipat ku persiapkan semuanya, pakaian yang kan ku kenakan, senyum manis untuk menyambutnya, dan tentunya semua kertas yang kubeli tadi. Entah tiba-tiba hati mendorog untuk membuat keinginan belajar seni origami yang sederhana ini dari wicy.
***
19.15 WIB
Biasanya jam segini dia uda nyampe rumah, pie kug belum dating juga ia.???
Mudah-mudahan dia baik-baik saja
Ting. Tong,.,ting.tong,.,
Bel rumah ku dengar dari dalam. Tanpa ada perintah aku berlari membuka pagar rumah
“wicy,.,.,.,.I mIss you honey,.,.,”teriakku dalam hati
Seorang Pengendara motor ninja 280 R itu membuka kaca helm pUtihnya, tersenyum dan tiba-tiba mencium pipi kiriku, kemudian berlalu memasukkan motornya dalam garasi
Aku berjalan menghampirinya yang duduk di kursi teras rumah
“kertas lipat.???? Untuk apa iank.???” Begitu ia melihat semua kertas yang kubeli
“aku mau belajar buat burung origami iank. Kata orang 1000 burung origami dapat mengabulkan 1 permintaan kita. Dari 971 yang terkumpul, masih butuh 29 lagi untuk menggenapinya saiank,.,.,kebetulan sama persiskan dengan hari jadi kita 29 september.,.,”
Dengan sabar wicy mengajarkannya padaku, sekali dua kali dia terbatuk dan meninggalkan aku ke kamar mandi. Aku kira semuanya baik-baik saja dan aka tetap baik.
“saiank uda bisa.??? Aku pulang dulu ia,.,. uda malam, saiank ceped bobog. Selalu tersenyum ia saiank buat aku,.,.,”ujar wicy sembari berpamitan padaku. “ia saiank,.,. hati-hati di jalan”ucapku
***
Minggu, 29 september 2010
06.00 WIB
“selamat pagi saiank,.,. selamat hari jadi jadi ke-2 yach,.,, terimakasih untuk semuanya,.,, I love you saiank,.,, with love Siesy”
Sesaat setelah kukirimkan pesan,.,.,,
“sampai mati kisah ini kan kujaga hingga berakhir nafasku bukti cintaku untukmu,.,”dering HpE.ku berbunyi, 1 lagu dari putih menjadi lagu favorit kami, dering itu menandakan Wicy,.,.,
“hallo assalamualaikum”
“waalaikum salam,.,.ini siesy.???”
“tante ia,??? Ia ini siesy,.,. ada apa tante.??? Wicy dimana.???
“siesy maafkan wicy, maafkan tante juga, dia telah pergi sie,.,., meninggalkan tante dan kamu,.,”
“tante,.,.,.,.,.”suaraku lirih
“wicy meninggal sie,.,.,. dia menderita kanker paru-paru selama ini. Wicy sengaja menyembunyikan karena dia nggak mau melihat kamu bersedih, kamu datang ia sie,.,.,”
Bragg!!!! handpHone.ku terjatuh.
Aku berlari dan pergi kerumah wicy. Mataku perih. Hati ini teriris sepi, wicy yang kusaiank.i telah tinggalkan aku yang kini sendiri. Air mataku tak berhenti mengalir, bibir manisku tak tersenyum hari ini.
Melihat jenazah wicy tante menghampiriku, memberi sebuah buku bersampul biru, didepannya terlihat fotoku dengan wicy kala itu. Semua isinya tentangku,.,., dan tentangnya dalam buku itu.
“siesy maafkan aku yang tak lagi bisa temanimu. Maafkan aku yang tak lagi bisa membawa origami untukmu.
Tetaplah tersenyun sie,.,., aku ingin melihatmu tersenyum. Dari 1000 origami itu biarkan aku meminta pada tuhan,.,. meminta agar kau tetap tersenyum buatku. Meski perih karena ku tak lagi bersamamu. Ingatlah kasihku,.,. aku ada disampingmu, selalu ada dan akan tetap ada bersamamu, seperti bintang yang terkadang tak terlihat tapi ada dan selalu ada terangi malammu.
Always love you. wicy”
Aku kembali menangis, lebih deras dari sebelumnya kupeluk dan kucium jasadnya. Kutatap susunan origami yang ada disebelahnya. Kembali kuingat kenangan indah bersamanya.
Wicy,.,.aku menyayangimu dan selamanya mencintaimu. Takkan pudar meski ditelan waktu,.,. I miss you..,.,
“cinta sulit dipisahkan dalam kehidupan. Bahkan kehidupan tanpa cinta bukanlah kehidupan. Cinta adalah nafas kehidupan. Tanpa nafas yang ada hanya kematian. Cinta mendatangi manusia dengan caranya sendiri, sedangan umur menerjemahkan cinta dengan ejaannya sendiri” By : nana persie

Sabtu, 01 Mei 2010

Di Pusat pusaran angin (judul puisi Tjahjono W.)

Sejenak jeda.............
Menekuni jejak-jejak yang tergilas kesibukan manakala waktu laksana roda gila, berputar cepat. Saat itu imajinasi terdampar di jurang sepi. Kosong. Sunyi. Nihil. Yang tampak hanya rumus demi rumus dan berbagai anu tentang anu yang dianukan sehingga sgala yang lama anu jadi tidak anu bahkan hilang karena keanu-anuan.
Mimpi apa aku semalam? Aku pun tak tahu karena ketidaktahuanku atas rencana ilahi yang maha tahu. Yang tahu-tahu ada secara tiba-tiba.
Harus apa aku sekarang? Aku pun bingung karena kebingunganku adalah yang kubuat sendiri menjadi bingung atau ini karena sirine kerja yang membingungkan? Entah.

Sejenak jeda,
berhenti bicara dan berkreasi biarpun sebagian orang menganggap ini adalah kreasi dan bicara karena lalu lintas pikiranku tak dikreasi sampai nanti, ketika semua tugas sudah bertumpuk lalu berteriak lantang "kerjakan aku!!!!"

Ah, aku sendiri bingung harus menulis apa karena tak ada apa-apa yang patut untuk dituliskan dan diri sedang apa adanya dalam ke-apa-an tanpa ide. Biarlah yang lain berkreasi dan aku diam saja.

Yo wis lah! ngomong opo wae embo gak ero tapi sing pasti aku pengen mandeg iki gak suwe-suwe soale tambah suwe tambah mbingungi.... Tunggu wae!

Rabu, 06 Januari 2010

Inilah deretan puisi yg dimuat di Alas Jurit edisi XVIII

Arti cinta sebenarnya......

Saat mata tak dapat melihat
Kupikir kau yg paling sempurna
Saat hati tertutup kabut
Kupikir kau yg paling setia
Tapi semua itu berubah
Seorang meyakinkanku
akan kelakuan burukmu
yg slalu hura"
Dari sinilah
Kupetik pelajaran berharga
Lihatlah seseorang dari dalam hatinya
bukan dari fisik luarnya
Star you

Catatan Editor
by Aluk
Jika diharuskan memilih,
akan ku pilih untuk menepi
menafsir bahasa sederhana dengan logika
memaknai yang kusut layaknya estetika.
Karena itu adalah puisi,
Sesemrawut apa pun tetap puisi
Aku terkapar dalam medan jenuh
sgala yang risau jadi virus datang luruh
buang satu datang seribu,
semua harus tetap dimaknai.
sesulit apa pun itu.
Karena itu adalah puisi,
Secengeng apa pun tetap puisi.
Satu yang pasti;
Manakala ide berjumpalitan di kambium jiwa
bangkailah dengan kata apa saja.
berilah bumbu penyedap agar berasa
taburkan risalah hati dengan simile padat karya
dan bertanyalah:
”Sudah layak kah ini disebut puisi?”


Dalam Renungan
Dibawah bintang
aku duduk terdiam
Banyak hal yang ada diangan
Tapi tak yakin akan kudapatkan
Takdir akan aku tuliskan
Agar semua jadi lenyataan
Sayangnya aku manusia
Yang hanya mengikuti Takdir-Nya
Satu cara yang pantas bagiku
Berdoa kepadaMu
Agar Kau beri petunjuk
Dan jalan terbaik bagiku
…Tary_Can…

JERIT KAGUMKU
Dalam pekat malam nan kelam
Jeritanku mengusik kesunyian
Dalam haru kesedihan yang mendalam
Tersadar waktuku yang teru berjalan
Ya Allah ya tuhanku…
Ku tadahkan kedua tanganku
Ku agungkan asma-Mu
Ku panjatkan segala puji bagi-Mu
Jiwaku lemah
Ragaku goyah
Melihat kebesaran-Mu
Subhanallah, sungguh…
Tak ada kasih yang sempurna
Tak ada cinta yang indah
Hanya milik-Mu
Hanya kebesaran-Mu
@+03L :*)

KEBAHAGIAAN SEMU
Hidup ini seakan tak terarah
Seiring jatuhnya tetesan air mata
Meski tlah kutemukan secercah cahaya
Namun takdir tak pernah rela aku bahagia
Senyumku hanyalah hiasan
Palsu dan penuh dengan kebohongan
Tertatih-tatih ku coba tuk bertahan
Hanya demi seuntai mimpi dan harapan
Oh tuhan….
Berikanlah aku sedikit anugerahMu
Meski hanya secuil kebahagiaan semu
Agar hidupku tak penuh dengan kesengsaraan


By:
Mee_a

menanti sebuah jawaban

ketika diri menanti sebuah jawaban
maka berbagai macam rintangan silih berganti
antara rasa cemas dan gelisah datang
beribu kebimbangan menyelimuti
kala Q menanti sebuah jawaban
galau dan gelisah
itulah yg terjadi
hanya rasa cemas mewakili
seluru perasaan ada di hati
pejamkan mata untuk menanti
apa yang akan terjadi nanti
sebuah kebahagiaan ataukah kesengsaraan
sebuah kebahagiaan abadi
ataukah hanya sesaat
aku coba bertanya pada lubuk hti
dan pejamkan mata ini
coba tanya pada lubuk hati
karna ku yakini
tak kan ada dusta dalam hti
ku pun bertanya
apakah yg kan terjadi nanti
hingga ku dapatkan jawaban yg pasti

by;ismee_my

Persahabatan
Teman 3 tahun kita bersama
Ada tawa dan bahagia
Denganmu tak ada tetes air mata
Banyak hal yang kita lakukan
Banyak kisah tertuang
Andai aku sutradara
Tak akan ku buat akhir cerita
Kan ku tulis banyak tawa
Dan banyak hal yang indah
Ini saat akhir cerita
Yang akan tersimpan didada
Akankah semua sama?
Jika kita berpisah?
Teman….
Terimakasih S_@_C + 12tkj2 kalian yang terbaik
…Tary_Can…

RAPUH

Biarku ganti duka menjadi suka
Semangat pasrah jadi mereka
Biarku ramu mimpi menjadi nyata
Merengkuh hari penuh bahagia

Tak ku ingin arah menyakitimu
Biar asa tetap ku simpan dihati
Sebabku tahu itu tak pasti
Karena ku mengerti semua ilusi

Jalanku menampakkan langkah tak berbekas
Sungguh nasiku dilindas – lindas
Paras lugu semuanya menipu
Tutur lembut hanya sementara berlalu

Lagi dan sekali lagi
Biarku ganti sedih jadi seri
Meskipun perih…..
Kan ku tanggung sendiri

☻838Y MM1☻


Sakit .....
Kau tancap kan duri di hati ku
Kau buang cinta ini
Kau lupakan semuanya
Seakan tak perna terjadi
Hati bagai tertusuk sebela pisau yang tajam
Mata ini bisa melihat
Ingin tak melihat
Tapi itu semua sudah di depan mata
Ingin ku lari tapi
Bayangan itu se akan mengejarku
Oh.. tuhan hilangkan rasa ini kepadanya
Jauhkan harapan aku untuk bersama dia lagi
Aku tak ingin jatuh lagi....
Dan merasakan sakit lagi...
By: thata_4RT

SELAMAT JALAN KAWAN

Selamat jalan kawan.........
Namamu kini hanya tinggal kenangan
Namun bayangmu selalu dalam ingatan
Berjuta keindahan telah engkau ciptakan
Tapi berbalik menjadi goresan luka yang dalam
Selamat jalan kawan...........
kau pergi membawa sejuta impian & harapan
Memberikan lembaran kesengsaraan
Janji yang pernah kau ucapkan,
Itu hanya sebuah angan
Yang ta'kan pernah kau lukiskan
Dalam kenyataan
Selamat jalan kawan.............
Kehadiranmu berikan kesan
Yang ta'kan pernah terlupakan

by: X_esthe18@1


SENJA

Dikala tawa mulai merasuk
Di saat cinta mulai terbentuk
Matahari yang mulai turun mulai merasuk dalam jiwa
Mewarnai hari yang tak berbinar
Tanpa senyum sang senja
Yang mulai meronta
Hati yang mulai terpuruk
Dalam cinta yang tak terasuh
Oleh air mata yang turun
Di dalam keheningan yang mulai mengikat
Senyuman yang mulai turun
Kini hanyalah anggan
Yang mulai menemi di dalam hasrat diri
Yang sepi tanpa belaian kasih
Dari seorang yang di cintai
Yang selalu tersimpan dalam hati
Yang selalu berbalut cinta yang suci

☻838Y MM1☻


Takkkan Rela
Tergores bukan berarti terluka...
Menangis bukan berarti tersakiti...
Hati yang dulu sekokoh batu karang...
Kini jadi kerikil yang tergores airmataku

Saat tahu bahwa aku takkan pernah bisa
jadi sempurna seperti yang kau mau...
Kau lukai hati ini...
Kau lukai jiwa ini...
Tapi entah kenapa akumasih sanggup tersenyum padamu...
Bahkan setia menanti setitik harapan darimu...

Apakah itu pengorbanan??
Ataukah kesetiaan??
Kini... tlah kutemukan jawabannya...
Itu semua bukanlah pengorbanan...
Bukan pula sebuah kesetiaan...
Tapi semua itu hanya karena aku belum
dan takkan pernah rela melepasmu...
Hari ini, esok dan untuk selamanya...

Vz_cr1

Selasa, 15 Desember 2009

bunga rampaiku

Jika engkau tidak punya kata yang penting

dan tepat untuk dibicarakan. Diamlah!

karena diam adalah emas.

Belajarlah menjadi lebih baik

Di setiap pergantian malam yang akan

Mempertemukan kita dengan episode baru kehidupan.

Mimpi adalah kerangka dari layang-layang,

Doa adalah angin yang kan dibutuhkan agar bisa terbang,

Mental adalah kertas pembebat tubuh layang-layang,

Usaha adalah benang pengikat,

Semua bergantung kita; bisa terbang atau tidak.

Teknologi adalah pisau:

Di tangan seorang dokter,

pisau itu kan penuh manfaat dan kegunaan.

Di tangan seorang perampok/pencuri,

Pisau itu jadi sarana kejahatan.

Hakikat mencintai adalah menerima

Atas segala kekurangan dari yang dicintai.

Hakikat membenci adalah menolak

Atas segala kelebihan dari orang di sekitar kita.

Pahlawan adalah gelar kehormatan

Setelah baktinya terbukti tanpa pamrih,

Setelah ia tiada ia tetap ada di sanubari.

Tujuan kaum remaja pacaran adalah pengakuan,

Tujuan orang dewasa menjalin hubungan karena kebutuhan

Tujuan kaum separuh baya berhubungan karena kejenuhan

dan orang lansia berdekatan karena kegilaan.

Cinta itu musim tropis:

Kemarau panjang tanpa pasangan lahirkan kepeningan,

Hujan deras terus berpasangan lahirkan kebosanan

Musuh utama menjalin hubungan adalah orang ketiga

Karena bukan ego dan emosi yang berbeda

Tetapi hati yang berpindah.

dan itu sangat susah diterima.

by Aluk_mind