Senin, 24 Januari 2011

anda yang ada di jalur SMK dan sedang bersiap-siap menghadapi UN & UKK 2011, dapatkan info seputar UKK, UN, dan petunjuk teknisnya disini

Selasa, 18 Januari 2011

Kisah sedih Timnas Indonesia

Telur itu terlanjur menetas sebelum tiba waktunya menjadi seekor ayam. Yupz, itu mungkin kalimat sahih yang patut kita alamatkan untuk Timnas Indonesia. Pada penghujung 2010 kita dibuat bangga sekaligus sedih oleh tim merah putih. Tampil perkasa sejak fase penyisihan sampai semifinal namun “terlelap” pada Leg 1 babak final. Sampai akhirnya mimpi sejak 19 tahun untuk jadi juara gagal terwujud.
What’s wrong? Terganggunya konsentrasi pemain akibat agenda PSSI serta Media yang “berekspektasi super tinggi” memang jadi faktor utama (menurut Riedl,red). Kasus laser Malaysia ala Ultraman juga layak dikedepankan. Namun, ada satu hal yang sebenarnya jadi kunci utama yakni mental pemain.
Lima pertandingan awal (penyisihan dan semifinal) yang berhasil dimenangi Timnas (plus laga terakhir kontra Malaysia) semua digelar di kandang sendiri, di depan puluhan ribu suporter fanatiknya. Catat! Kondisi demikian seolah jadi jargon, timnas Cuma jago kandang. Laga uji coba jelang AFF pun setali tiga uang. Hampir semua dilakukan di depan publik sendiri. Nah, ketika harus melawat ke negeri orang, kokohnya tembok pertahanan (kemasukan 3 gol dari 6 laga) seolah hilang magis. Maman – yang dikenal tangguh dalam 5 pertandingan awal – seolah terhipnotis dan membiarkan Moh Sahrul mengambil bola dalam pengguasaannya lalu terciptalah gol pertama.
PSSI sebagai induk yang melahirkan timnas jelas dianggap paling bertanggung jawab. Ide naturalisasi memang cukup brilian. Namun itu saja tak cukup untuk berprestasi. Pembinaan mental pemain sejak dini juga musti jadi perhatian. Sowan ke sana-sini sah-sah saja, tapi semua itu bisa dilakukan setelah telur selesai dierami dan tiba waktunya tuk menetas……

Sang Koki yang Ingin Masuk KOWAL

Merah putih berkibar begitu gagah di ujung tiang tertinggi. Selasa itu, 17 Agustus 2010, rasa haru dan bangga menyeruak dalam dada setiap bangsa Indonesia. Terlebih dalam diri Desy Septa Tri Cahya. Mengantarkan sang saka menuju puncak tahtanya merupakan kebanggaan luar biasa buat koki XII JB 1 ini. Bagaimana tidak? Gadis kelahiran Kediri, 24 September 1993 ini adalah satu-satunya wakil SMKN 1 Cerme sebagai anggota PASKIBRA pada upacara kemerdekaan RI ke 65 di kabupaten Gresik. Udah kenal baik dengan dia? Kalo belum cek n simak baik-baik profil dari gadis tinggi semampai dengan wajah ayu berikut ini….
Bermula dari cita-citanya bergabung di KOWAL (Korps Wanita Angkatan Laut), pecinta pecel (apa saja pokonya dipecel yang penting halal, gitu desy?) plus air putih ini mengikuti PASSUS sejak Juli 2008 alias pas doi masih kelas X. Pada tahun yang sama, penghobi menulis, maen badminton dan bersepeda ini terpilih jadi tim PASKIBRA untuk upacara kemerdekaan di kecamatan Cerme. Tahun berikutnya putri ketiga dari Bapak Edi Santoso dan Ibu Murriati ini ikut tes PASKIBRA di kabupaten. Sayangnya Dewi Fortuna lagi gak di pihak Desy nih, tau tuh kemana si Dewi..!!!
Nah pada tahun 2010 inilah kenginan siswi berkulit kuning langsat ini kesampaian. Seleksi untuk jadi tim Pengibar Bendera selevel kabupaten ini nggak maen-maen loh, langsung di komando Bapak-bapak anggota TNI. Sampai akhirnya terpilih 75 siswa dari 200 siswa pendaftar se kabupaten Gresik, termasuk Desy. Penggemblengan dilakukan mulai pada tanggal 1 Agustus sampai 13 Agustus 2010. Ditambah karantina mulai 14-16 Agustus 2010. Selain itu, kegiatan latihan dilaksanakan pada bulan puasa dan setiap hari!!! Wah, bener-bener menguras tenaga tuh,, tapi buat cewek yang punya kakak di XII TITL 1 ini mah, walau halangan rintangan membentang tak jadi masalah dan tak jadi beban pikiran, waha……(lagunya Sun Go Kong gitu…).
Beralih ke pendidikan, cewek jangkung bertinggi 167 cm ini menyelesaikan pendidikan kanak-kanak di TK Al Hikmah Surabaya. SDN Banyu Urip VI/367 Surabaya menjadi pijakan berikutnya sang doi menimba ilmu. SMP Sunan Ampel Menganti jadi halte berikutnya sebelum akhirnya berlabuh di Bumi Alas Jurit. Rencana selanjutnya, setelah lulus dari SMK, masih sama yakni Masuk KOWAL (Amin, semoga kesampaian, Mbak Desy)
Waktu ditanya soal motivatornya, warga Gempal Kurung Menganti yang punya panggilan kesayangan “GOTHEK” coz tinggi dan agak kurusan ini nggak spontan jawab. Ini dkarenakan menurut dia motivasi terbesar datang dari diri sendiri (NARSIS juga teman kita yang satu ini). Baru dech orang lain. Dari ortu, kakak, Pak Pramana Habe, Bambang T.C. (Sopo iku???) sebagai ketua PASSUS dan teman-teman pastinya.
Biarpun susah & soro, PASKIBRA tahun ini berkesan banget buat doi coz banyak teman, banyak pengalaman, ngelatih mental + disiplin n pastinya ketemu Bapak No. 1 di Gresik alias Pak Robbah Ma’sum. Pesan sang kakak buat adek-adek kelas, jangan gampang menyerah n menghargai kemampuan kalian. Oia kak Desy juga ngajakin adek-adek buat gabung di PASSUS. Ekstrakurikuler ini melatih kedisiplinan, mental dan tentunya menyenangkan. So, tunggu apalagi, JOIN PASSUS NOW!!! Thanks for reading my last report!!!
By Ana_Ki1

Senin, 03 Januari 2011

galeri foto SMK



profil PT KML

BERAWAL DARI TERI MENJADI KAKAP
Hai AJ lovers......kali ini aQ akan berbagi cerita plus inspirasi buat kalian semua. Cerita ini aQ dapatkan pada waktu aQ ditugaskan oleh BKK untuk melakukan PI (Praktek Industri) di PT.KELOLA MINA LAUT (KML). Langsung masuk adjah dech keceritanya. Disimak ya....
Awal kisah di ceritakan seorang ir.mohammad najikh yaitu seorang yang sudah berhasil menjadi pengusaha yang begitu sukses. Kalo belum kenal, kenalan dulu dech sama bpk yang satu ini. Benar sekali bpk yang satu ini adalah seorang pendiri PT. Kelola Mina Laut (KML) yang bergerak dalam bidang industri pengolahan hasil perikanan laut (Seafood Industry). pada awalnya bpk najikh ini berasal dari keluarga yang sederhana lo,namun beliau adalah seorang anak yang pinter n cerdas, beliau juga mempunyai tekad n keyakinan seperti pribahasa “banyak jalan untuk menuju roma” bahwa apapun cita-cita yang diinginkan pasti ada jalan ntuk mencapainya. Setuju khan dengan prinsip bpk najikh. Beliau terus berusaha n pantang menyerah.
Dengan bergulirnya waktu alhasil beliau dapat mendirikan sebuah pabrik. Pada tahun 1994 beliau mendirikan KELOLA MINA LAUT (KML) di Tuban, kemudian berkembang di Gresik di Jl. KIG Raya Selatan kav. C-5, Kawasan Industri Gresik, Gresik, Jawa Timur dengan luas area 30.000 m2. Awalnya hanya belasan pekerja , kini PT. Kelola Mina Laut mempunyai kurang lebih 7.425 orang pekerja yang terdiri dari lulusan universitas ternama di Indonesia seperti IPB, UGM, UI, ITS, UNDIP, UNIBRAW dan UNAIR.
PT kelola mina laut banyak sekali memproduksi berbagai olahan hasil laut,di antaranya:
1. PENGOLAHAN TERI NASI
Unit Pengolahan Teri nasi mengolah ikan teri nasi mentah menjadi ikan teri nasi masak berupa dried seafood product. capasitas produksi unit terinasi ini mencapai kurang lebih 1000 ton perbulan .
2. PENGOLAHAN IKAN & CHEPALOPOD
Unit pengolahan ikan mengolah berbagai jenis ikan beku seperti kakap merah, layur, jaket, kerang, cumi, gurita dan ikan-ikan laut berdaging putih. Produk beku hasil olahan terdiri dari ikan utuh (whole), fillet (daging sayatan tanpa duri/tulang), steak, dan lain-lain diproduksi menurut permintaan pembeli .Produk inicapasitas produksinya mencapai puluhan ton perhari di beberapa propinsi. Seperti :sulsel,sulteng,jatim dan beberapa propinsi lainnya.
3. PENGOLAHAN UDANG
Unit Pengolahan Udang mengolah berbagai jenis udang seperti udang windu (pennaeus monodon), udang vannamei (litopennaeus vannamei), udang putih (pennaeus indicus) dan berbagai jenis lainnya. Produk yang dihasilkan antara lain udang beku satuan (individually Quick Frozen), udang beku dalam bentuk blok, udang beku skewer, dsb .
4. PASTEURISASI RAJUNGAN
Unit Pengolahan Rajungan mengolah daging rajungan masak menjadi daging rajungan dalam kaleng melalui proses pasteurisasi.
5. PRODUK VALUE ADDED
Unit ini mengelola Berbagai jenis olahan seafood dalam bentuk value added seperti tempura, filo pastry, nugget, dsb .
6. PRODUK BAKSO SEAFOOD
pada produk iniberbagai ikan di olah menjadi bakso.
Dan yang terakhir adalah 7. PRODUK SURIMI
Karena kerja keras dan kegigihan bpk Najikh, PT.KELOLA MINA LAUT juga banyak mendapat penghargaan dan sertifikat, diantaranya: (1) HACCP Certified (2) ISO 22000 SAI Certified (3) BRC Certified (4) ACC Certified, penghargaan International Award For Best Peformance 2002 dari Council Of International Award United Kingdom. (5) Untuk domestic mendapat The Best Intrepreneur Award tahun 2003 . (6) eksportir terbaik Jawa Timur tahun 2002. (7) Primaniyarta Award (eksportir terbaik Indonesia) dari Presiden Republik Indonesia tahun 2001 dan 2005.
Pemasaran produk2nya bukan hanya di dalam negeri adja. Melainkan 97,5% produk2nya diekspor ke manca negara,sedangkan 2,5% produknya di jual dalam negeri sendiri. Negara – negara yang diekspor mencapai 30 negara lho...spt: USA, Europe, Japan, Canada, Russia, Singapura, China, Korea, Australia, Taiwan, Afrika, New Zealand, Middle East and South East Asia, dll.banyak bgt khan.....pasar dalam negeri sendiri juga tak boleh kala donk diantaranya yaitu di kota – kota besar, spt: Surabaya, Semarang, Jakarta, Medan, Makasar Bandung, Bogor, Tanggerang, Cirebon, Yogyakarta, Ponorogo, Malang, Jember, Batam, Lampung, Pekan Baru, Padang, Palembang,dll. Wah,hebat khan.
Berawal dari teri hingga menjadi kakap.yupz...mungkin itulah yang pantas menjadi sebuah pribahasa yang manis untuk kisah bpk najikh. Ada yang tau gag artinya?????berawal dari keluarga yang hidupnya penuh dengan kesederhanaan (bagaikan teri)yang awalnya beliau tak di kenal masyarakat luas, dan sekarang beliau menjadi seorang yang di kenal banyak orang dan bahkan bermanfaat bagi masyarakat luas,masyarakat gresik khususnya(bagaikan kakap).
Gimana?????? terinspirasi khan dgn cerita bpk najikh, dan tmen2 pasti mau khan jadi pengusaha sukses seperti bpk najikh. O mangkannya belajar yang rajin,tidak mudah menyerah,terus berusaha n berdo’a. SEMANGAT!!!!!!
By:cic@bby

ASAL USUL DESA METATU

Mbetatu jadi Metatu

Kolom Gresik tempoe doeloe kale ne bakal ceritain tentang asal mula desa Metatu. Dah pada tau kan letaknya?! Yupz, jelas ja tau donk, secara letak Metatu kan strategis geto…. Hehehe… ^_^ Kalo belum tahu, cari tahu secara mendalam. Temen sekelasmu juga pasti ada yang dari daerha super indah (lebayyy) tersebut. Cerita ini buat loe-loe pada yang pengen tau n yang gak tahu adja. Untuk yang sudah tahu, tetep dibaca moga-moga punya versi lain dari yang selama ini kalian ketahui seputar sejarah pembentukan nama desa Metatu. Ceilah…resmi banget! Check it….
Okay dech, langsung adja, beribu-ribu atau berabad-abad thun yg lalu sebelum desa ini muncul (kaya’ akar pohon saja), terdapat Gunung Kendeng (gunung yang tidak begitu tinggi atau anak gunung atau bisa disebut bukit). Di dalamnya terdapat alas yg ditumbuhi oleh ratusan pohon yang bernama pohon Mbet (pohon apaan tuh? Penulis juga nggak tahu loh).
Suatu hari ada seorang laki-laki melakukan perjalanan yang melewati Gunung Kendeng tersebut. Perjalanan yang ia tempuh cukup sulit karena di sana banyak bebatuan, dan tanpa disengaja, kaki laki-laki tersebut “tersebet” oleh ranting dari pohon Mbet tersebut, karena tempat tersebut terdapat banyak pohon mbet dan bebatuan, maka orang tersebut memberi nama wilayah itoe Mbetatu. Hingga berdirilah suatu desa di wilayah tersebut dengan nama Desa Mbetatu.
Kok aneh ya? Penulis juga nggak tahu pasti coz cerita itu berkembang secara lisan dan tak ada bukti tertulis. Soal siapa laki-laki tersebut, apakah dia yang mendirikan desa tersebut juga perlu dikaji lebih mendalam lagi.
Ya…. Emang awalnya desa ini bernama Mbetatu yang bisa berarti tersebet akar pohon Mbet tapi karena ilate wong jowo yang nggak suka ngomong model-model alias milih gampange maka orang sekitar desa memanggilnya Desa Metatu.
Owh ea, karena letak dea ini lebih daripada daerah sekitarnya, desa ne ngak pernah banjir loch…and klo seadainya Metatu banjir maka daerah sekitarnya pasti dah jadi seperti lautan…
Lah… maka dari itoe doain biar Metatu gak pernah banjir cz bakalan banyak yang rugi kalian juga. Okey… da cukup cerita kale ne.. sekarang da pada tau semua kan cerita asal mula DEsa Metatu?!
And pesan aq moga kalian semua bias menghargai dan menghormati semua sesepuh qta yang berjasa karena berdirinya desa/ tempat tinggal kita. Karena kalo gag da mereka, nggak tau kan kita bakal tinggal di mana?!
Seeppplaaah… okay terima kasih… moga ketemu ge di edisi berikutnya and see u bye..bye… tha..tha…  (Nick_tatoe)

ASAL USUL DESA IKER-IKER CERME

Si Macam yang Suka Buat Iker-iker
Edisi kali ini dalam kolom Gresik Tempo Doloe akan mengupas asal usul Desa Iker Iker Geger. Eitss… sobat AJ tahu gak desa ini? Bagi yang belon tahu, Desa Iker Iker Geger itu terletak di sebelah selatannya Kecamatan Cerme, deket kug dari sekolahan kita, kurang lebih sekitar 2 km. Desa ini memiliki 4 dusun, yaitu Iker-Iker, Jurit, Geger Wetan (Timur), Geger Kulon (Barat). Salah satu dusun dari desa ini adalah Jurit tempat berdirinya sekolah kita.
Iker-iker berasal dari Eker-eker yang berarti kekacauan, atau berantakan sedangkan Geger sendiri mempunyai arti perkelahian. Geger dibedakan menjadi 2 yaitu Geger Kulon dan Wetan. Kalau Jurit?? Tunggu dulu ada waktunya. Jadi gini nih ceritanya sobat AJ simak baik-baik yach…!!
Pada zaman dahulu kala, duluuuu banget waktu ibu kita belom nongol (apa lagi kita) ada penjajah yang mau menjajah desa Iker Iker Geger. Sebelum para penjajah tiba di desa itu. Warga desa sudah melakukan antisipasi kalau-kalau para penjajah datang. Mereka mengumpulkan prajurit-prajurit yang akan menyerang penjajah. Para prajurit itu berkumpul di suatu alas yang sekarang menjadi Dusun Jurit.
Saat para prajurit sedang melakukan aktivitas persiapan untuk melawan penjajah, datanglah seorang yang katanya sih sakti bin hebat. Tapi dia selalu membuat ulah. Dia selalu mengganggu warga yang tinggal di dusun yang sekarang dinamakan dusun Geger. Dia selalu membuat gara-gara di situ. Dia mendapat julukan dari warga sekitar Si Macan. Warga kesal akan tingkah laku Si Macan tapi warga takut untuk melawan. Si Macan selalu memberantakkan, membuat kekacauan yang sekarang memiliki nama dusun Iker-Iker yang berawal dari “eker-eker” (berantakan).
Cukup lama para warga memendam rasa ingin untuk melawan Si Macan. Akhirnya tercapai juga keinginan itu, mereka bersama-sama melawan Si Macan dan Si Macan pun terkalahkan. Jasad Si Macan dimakamkan di bawah jembatan yang sekarang nama jembatannya yaitu “Jembatan Macan Mati” yaitu tempat Si Macan mati. Yang juga menjadi perbatasan antara desa Iker-Iker Geger dengan desa Cerme Kidul.
Nach…. Jadi geto ceritanya sobat AJ. Meskipun ceritanya agak kurang nyambung seh. Soalnya narasumbernya juga udah lupa dan gak begitu paham. Jadi kita terima ajah lah. OK sobat AJ ??
Nach sekian dulu nie ceritanya. Ktia akan lanjutin di edisi selanjutnya dengan cerita yang berbeda, dan lebih menarik lagi. So…. See you next time..!!!