Selasa, 23 Agustus 2011

deretan puisi AJ XXV (1)

‘-Akhirnya-!!!
Aku tlah lama menanti
Tumbuhnya bunga hati
Hingga waktu ku lewati
Hingga lautan ku sebrangi
Hingga tiada lagi nan sunyi
Aku mencoba tuk mengerti
Makna dari sebuah tragedi
Sorot mata yang menyinari
Dalam kelamnya jiwa ini
Senyum manis yang kau miliki
Mengubah hati menjadi suci
Aku ingin kau mengerti
Engkaulah yang kunanti
Engkau-Lah permaisuri
Nan hadir dampingi diri
Dan akhirnya tak ada lagi
Kegelapan di sepanjang hari (By : Capricornboy)

Bunda

Tanpamu aku tak akan ada
Tanpamu aku tak mampu brbuat apa-apa
Dan tanpamu aku bukan siapa-siapa

Di sampingmu smua serasa indah
Di dekapmu aku serasa nyaman
Di belakangmu aku serasa aman

Kaulah seseorang yang teristimewa dalam hidupku
Yang slalu ada di sisiku
Di setiap lembar cerita kehidupanku
Hingga mampu ku raih ita-citaku
Yang akan ku persembahlan untukmu
Wahai bundaq (_ilmi_)

Cinta di Matamu

by : ismi_my
entahlah..,
berapa kali harus kuyakinkan dirimu
bahwa rindu yang mengalir dalam darahku adalah rindumu
mungkinkah..,
kau dengar
cerita yang tergelar lewat bisunya malam
itu cerita cinta
tentang kau dan aku
kau tahu
purnama ini begitu indah
walau tak seindah senyummu
yang terakhir kali
masih kuingat
kasih..,
aku lihat senyummu
di antara bintang dan bulan purnama
aku dengar suaramu
lewat hembusan angin dan gesekan daun-daun
tapi rinduku belum juga terobati
kasih..,
apakah hari ini kau simpan rindu
seperti rindu yang menggunung di hatiku..?
ah..,
bila saja mungkin
ingin kulihat cinta di matamu
sekali lagi..!

CINTA SETELAH HILANG

Tak ku kira kepergianmu
Menjadi cambuk di hatiku
Aku yang menyakitimu
Aku juga yang membuatmu pergi

Tlah ku runtuhkan smua cintamu
Tlah ku robohkan smua rasamu
Kini ku tersadar
Lama sudah kau ku lupakan
Namun tlah terlambat untukku kembali
Walau penyesalan itu ada
Walau hati merasa bersalah

Karna aku tak mampu menyakitimu
Merebut kebahagian yang ada dlam dirimu
Melukai kembali hatimu
Merubah kmbali senyummu
Dan akupun tak mengerti
Hatiku tetap menjerit ingin kembali
Maafkan aku atas kesalahanku
Yang ku tau cinta itu terasa saat kau tlah hilang dariku
By _ FHARA REITENZ

Dalam Renungan
by; ulum

Di bawah bintang
Aku duduk terdiam
Banyak hal yang ada di angan
Tapi tak yakin mampu kudapatkan

Takdir akan aku tuliskan
Agar semua jadi kenyataan
Sayangnya aku manusia yang hanya mengikuti takdir-Nya
Satu cara yang pantas bagiku
Berdoa kepadamu
Agar kau beri petunjuk
Dan jalan terbaik bagiku





Tidak ada komentar:

Posting Komentar